loading...
Tampilkan postingan dengan label Pupuk Golden Harvest. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pupuk Golden Harvest. Tampilkan semua postingan

TIENS GOLDEN HARVEST

PUPUK HAYATI RAMAH LINGKUNGAN

Pupuk
biologi “Tiens Golden Harvest” adalah terobosan di bidang pertanian yang dikembangkan dengan teknologi Agricultura Growth Promoting Inoculant (AGPI), suatu inokulan campuran yang berbentuk cair, mengandung hormon tumbuh indole acetic acid serta mikroba indigenous (mikroba tanah setempat) asli Indonesia, yang sangat dibutuhkan dalam proses penyuburan tanah secara biologi antara lain Azospirillum sp, Azotobacter sp, mikroba pelarut P, Lactobacillus sp, dan mikroba pendegradasi selulosa dan hormon tumbuh IAA (Indole Acetic Acid).
Riset dilakukan sejak tahun 1985 untuk mendapatkan formula unggulan memerlukan uji coba dalam waktu yang panjang.
Produk terus disempurnakan dari waktu ke waktu.
Formulasi pupuk hayati ini ditemukan oleh D.Lukman Gunarto, peneliti senior di IRRI (International Rice Research Institute) Philipina.
Produk mulai dipasarkan pada 1998. Jadi memerlukan waktu 13 tahun dari pertama riset sampai produk ini bisa dijual.
Pupuk Tiens Golden Harvest sudah berkembang ke negara Brunai Darussalam, Malaysia, Thailand dan Australia.

KOMPOSISI:
1. Lactobacillus sp. 2,0 x 107 - 105 sel/ml
2. Azospirillum. 3,0 x 107 - 105 sel/ml
3. Azotobacter sp. 2,3 x 108 - 105 sel/ml
4. Mikroba pelarut hosphate. 3,5 x 107 - 104 sel/ml
5. Mikroba selulolitik. 1,5 x 104 - 103 sel/ml
6. Pseudomonas sp. 1,7 x 108 - 104 sel/ml
7. P = 34,70 ppm ; K = 1700 ppm N = 0,04%
C organik = 0,92% Fe = 44,3 ppm Mn = 0,23ppm
Cu = 0,85 ppm Zn = 3,7 ppm

CARA PENGGUNAAN:
1. Larutkan / encerkan 1 s/d 2 liter Tiens Golden Harvest dengan 50 s/d 200 liter air, diamkan beberapa saat baru dipergunakan
(untuk lahan 1 hektar).
2. Pemakaian dengan cara penyiraman / penyemprotan.
3. Beri tenggang waktu 3 hari pemakaiannya apabila dipadukan dengan pupuk kimia.
4. Tidak boleh dicampur zat kimia, pestisida, dll.

KEUNGGULAN DAN KEUNTUNGAN
1. Hemat pupuk (kimia,kompos/kandang) s/d 50%.
2. Hasil panen optimal, meningkatkan produksi TBS.
3. Tandan buah relatif lebih besar.
4. Mengurangi timbulnya gulma pada tanaman padi.
5. Dapat mencegah pestisida dengan residu s/d 0%.
6. Penampilan tanaman lebih sehat dan segar.
7. Masa produktif tanaman menjadi lebih panjang.
TIENS GOLDEN HARVEST DAPAT DIPAKAI PADA JENIS TANAMAN:
Pupuk Hayati Tiens Golden Harvest dapat diaplikasikan pada tanaman: Sawit, Padi, Karet, Kedelai,Kentang, Bawang Merah, Tomat, Cabe, Kacang Tanah, Tembakau, Semangka, Mentimun, Melon, Sayuran, Buahan, Kopi, Coklat, Cengkeh Pisang, Tebu, Tanaman Hias, Singkong.

KELAPA SAWIT
Aplikasi pupuk biologi Tiens Golden Harvest yang dikombinasikan dengan pupuk kimia akan mempercepat pertumbuhan pohon kelapa sawit. Juga menekan penggunaan pupuk kimia sampai dengan 50%. Bagi tanaman yang sudah menghasilkan buah, produksi TBS (Tandan buah sawit) segar lebih banyak bila dibandingkan tanpa Tiens Golden Harvest.

Pemberian Pupuk Saat Pembibitan
Pemupukan pada bibit tanaman sangat dianjurkan, dosis dan waktu pemupukan tergantung pada usia tanaman.
1. Larutkan Golden Harvest (1 liter Golden Harvest: air 50-100 liter).
Siramkan/semprotkan larutan yang telah diencerkan pada kecambah tanaman saat umur 10 s/d 15 hari (1 liter Golden Harvest bisa digunakan
untuk 250 pohon)
2. Selanjutnya lakukan pemupukan setiap bulan dengan dosis yang sama sampai usia 16 bulan.
3. Pupuk kimia bisa diberikan setiap 3-5 hari setelah Golden Harvest.

Tanaman belum menghasilkan (umur 16-30 bulan)
1. Larutan Golden Harvest (2 liter Golden Harvest: air 200 liter) untuk setiap kali aplikasi.
2. Buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm. Tujuannya agar mikro oragnisme bisa langsung mendekati
ujung akar di dalam tanah.
3. Campur 10-15 ml Golden Harvest (1 tutup botol) dengan 1 liter air.Tuang pada setiap lubang 250 ml larutan Golden Harvest
(1 liter untuk 4 lubang).
4. Jarak lubang dari batang sekitar 1/2 tajuk (1 tajuk adalah jarak dari batang ke ujung daun teluar) atau kurang lebih 1,5 meter dari batang.
5. Ulangi setiap 3 bulan sekali.

Tanaman sudah menghasilkan (umur 3-25 tahun)
1. Untuk 1 hektar dibutuhkan 3 liter Golden Harvest (1 liter Golden Harvest = 50 batang pohon).
2. Buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm selanjutnya sama seperti di atas.
3. Ulangi setiap 4 bulan sekali.
4. Pupuk kimia bisa diberikan setiap 3-5 hari setelah Golden Harvest.

KARET
Keuntungan Penggunaan Golden Harvest untuk karet
1. Hemat pupuk (kimia, kompos/kandang) sampai dengan 50%.
2. Meningkatkan produksi getah.
3. Menyembuhkan lka bekas sadapan.
4. Masa produktif tanaman menjadi lebih panjang.

Pemupukan Saat Pembibitan
1. Sebelum disemai, rendam benih dengan larutan Golden Harvest (10 ml Golden Harvest: 1 liter air) biarkan selama 2 jam.
2. Semai benih ketika sudah siap disemai.
3. Media untuk bibit merupakan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
4. Siramkan larutan Golden Harvest secara merata pada setiap media di polybag , ketika berumur 10 hari. ( 1 liter Golden Harvest : 50-100 liter air ).
cukup untuk 250 kecambah.
5. Selanjutnya lakukan pemupukan setiap bulan sekali sampai penanaman.
6. Beri pupuk kimia sesuai anjuran PPL (petugas penyuluhan lapangan) setempat, dengan memberi jeda minimal 3 hari dari pupuk Golden Harvest.

Pemupukan Saat Penanaman dan masa belum produktif
1. Sebelumnya tanah diolah, dibuat lubang tanam dan diberi pupuk kandang, lalu biarkan selama 3 hari.
2 Setelah 3 hari, siram lahan secara merata area tanam dengan pupuk
Golden Harvest. Dibutuhkan 2 liter pupuk dicampur dengan 100-200 liter air per hektar.
3. Selanjutnya pemupukan Golden Harvest dilakukan setiap 2 bulan sekali sampai usia 16 bulan.

Pemberian Pupuk Saat Karet sudah mulai produktif
1. Dibutuhkan 6-12 liter Golden Harvest setiap tahun.
2. Lakukan pemupukan 2 bulan sekali, 3 bulan sekali atau 4 bulan sekali dengan menggunakan 2 liter pupuk Golden Harvest setiap aplikasi.
3. Encerkan 2 liter Golden Harvest dengan 100-200 liter air.
4. Untuk efektifitas pemupukan, buat 4 lubang (4 arah mata angin) dengan kedalaman 20 cm dengan diameter 5 cm.
5. Jarak lubang tersebut dari batang pohon adalah 1/2 tajuk (setengah jarak ujung daun keluar dan batang pohon), atau kurang lebih 1,5 meter.
6. Tuangkan pada setiap lubang 250 ml larutan Golden Harvest atau sama
saja dengan 1 liter setiap pohon.

CARA PEMESANAN DAN PEMBELIAN:
Ada 2 cara dalam proses pemesanan produk pupuk Tiens Golden Harvest sbb:
1. Anda dapat menghubungi Distributor kami di kota Anda.
2. Anda dapat menjadi anggota Distributor Tiens Golden Harvest. ( Harga menjadi lebih murah dan bisa mendapatkan bonus dari
pembelanjaan anda diatas 2.000.000.- akan memperoleh 20% bonus uang kembali di bulan berikutnya).
Keterangan lebih lanjut, lihat di brosur Marketing Plannya.


MANFAAT DAN KEUNTUNGAN SEBAGAI DISTRIBUTOR:
1. Anda akan mendapatkan harga lebih murah 15% dari harga konsumen.
Contoh: Harga Distributor : Rp.90.000.- per liter.
Harga Konsumen : Rp.103.500.- per liter.
2. Apabila anda melakukan transaksi belanja priadi dengan menggunakan kartu keanggotaan anda, mencapai total 45 liter (akumulasi tanpa batas waktu), maka kelebihan belanja anda akan memperoleh manfaat berupa bonus sebesar 20% dikalikan Rp.45.000.- per liter nya akan menjadi milik anda pada bulan berikutnya. Bonus dapat anda ambil di tempat anda mendaftar sebagai anggota distributor.
Contoh: Anda mendaftarkan diri sebagai anggota Distributor Tiens Golden Harvest dengan membayar Rp.85.000.-
Anda melakukan transaksi belanja pribadi mencapai 45 liter (akumulasi tanpa batas waktu).
Apabila anda ingin belanja lagi diatas 45 liter, maka kelebihan belanja anda (yg diatas 45 liter) akan dikalikan 20% x 45.000 per liter akan
Menjadi bonus dan akan dikembalikan untuk anda pada bulan berikutnya. (45.000 x 20% = 9.000) per liternya.

BAGAIMANA DAN DIMANA MENDAFTAR SEBAGAI DISTRIBUTOR TIENS GOLDEN HARVEST?
1. Anda datang ke stokist TIANSHI di kota Anda berada dengan membawa identitas pribadi anda berupa KTP/SIM.
2. Mintalah FORMULIR PENDAFTARAN pada pegawai stokist. (bisa di download di sini).
3. Isilah FORMULIR PENDAFTARAN dengan lengkap pada bagian kolom DATA PRIBADI.
4. Pada bagian kolom DATA SPONSOR, isilah sebagai berikut:
Nama Sponsor : Gusti Ali Syahbana

Sponsor ID : 926.365.21
5. Serahkanlah FORMULIR PENDAFTARAN tersebut pada pegawai stokis dan akan diproses dan anda akan mendapatkan KARTU ANGGOTA DISTRIBUTOR TIENS GROUP.
6. Simpanlah kartu anggota anda, setiap kali anda ingin belanja pupuk Golden Harvest, bawalah kartu ID anda.
7. KARTU ID anda bisa anda belanjakan juga untuk produk-produk TIENS lainnya seperti makanan kesehatan (suplement food) atau belanja ke supermarket BANNER STORE di kota anda.
8. Tanyakanlah pada pegawai stokis, tanggal berpa / kapan bonus keluar setiap bulannya?
9. Untuk informasi daftar kantor (stokist) Tiens Golden Harvest dapat anda lihat di sini. (klik disini) atau buka di internet dengan alamat sbb:


UNTUK INFROMASI LEBIH LANJUT, anda dapat menghubungi

no hp : 081365664082 untuk konsultasi.

SELAMAT BERGABUNG
TIENS GOLDEN HARVEST
SAHABAT PETANI


APLIKASI TANAMAN PADI

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN TANAMAN PADI

  1. Hemat pupuk(kimia,kompos/kandang) sampai 50%


  2. Gulma berkurang


  3. Padi lebih cepat tumbuh, daun lebih tinggi, sehingga pertumbuhan gulma terhambat akibat sinar matahari terhalang padi yang tumbuh cepat.


  4. Lebih tahan terhadap hama penyakit


  5. Tanaman lebih tinggi, batang dan daun lebih kokoh dan sedikit daun tua yang layu/kering sehingga walaupun padi sudah tinggi sinar matahari masih bias mencapai dasar (karena tidak ditutupi daun kering), dan karena lahan lebih bersih akan mengurangi serangan hama tikus


  6. Anakan lebih banyak


  7. Panen lebih cepat dan bulir lebih berisi


  8. Mutu dan peningkatan hasil gabah kering, panen menjadi lebih baik


  9. Ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu pestisida


  10. Tanah semakin lama semakin subur

PEMBIBITAN & PRA TANAM

Rendam benih dengan larutan Golden Harvest (10ml Golden Harvest : 1 liter air) semalam sebelum penyemaian.

PENANAMAN

Sebelum ditanam, lahan diolahterlebih dahulu dengan dicangkul/dibajak. Apabila proses ini menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia, maka tetap gunakan pupuk seperti biasa, hanya saja dosisnya dikurangi 50%. Penggunaan pupuk kandang atau kimia harus berjarak min. 3 hari dari Golden Harvest.

Golden Harvest ke-1

Tiga hari sebelum penanaman bibit padi, siram/semprotkan larutan Golden Harvest pada lahan sawah. Pada tahap ini dibutuhkan 2 Liter Golden Harvest ( 2 Liter Golden Harvest : 200 Liter air)

Golden Harvest ke-2

10 hari setalah tanam, kembali siram/semprotkan larutan Golden Harvest pada barisan tanaman. Pada tahap ini dibutuhkab 1 liter Golden Harvest (1:100)

Pemupukan kimia ke-1

15 hari setelah tanam berikan pupuk kimia. Dosisnya mengacu pada dosis seperti biasa, disesuaikan sesuai anjuran PPL – Petugas Penyuluh Lapangan setempat, hanya saja dosisnya dikurangi 50%.

Tiens Golden Harvest ke-3

30 hari setelah tanam, siram/semprotkan larutan Tiens Golden Harvest (1 liter Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air)

Pemupukan kimia ke-2

45 hari setelah tanam berikan pupuk kimia. Dosisnya mengacu pada dosis seperti biasa, disesuaikan sesuai anjuran PPL – Petugas Penyuluh Lapangan setempat, hanya saja dosisnya dikurangi 50%.

Tiens Golden Harvest ke-4 (terakhir)

Saat bunting padi, sawah biasanya dalam keadaan sedikit air. Berikan larutan Golden Harvest 2 liter dicampur 400 liter air. Dikarenakan tanaman padi sudah lebat, maka usahakan sprayer dibuka lebih besar agar semprotan larutan Golden Harvest bias sampai jatuh ke tanah.


APLIKASI TANAMAN STRAWBERRY

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN TIENS GOLDEN HARVERST UNTUK STRAWBERRY
  • Hemat pupuk (kimia, kompos/kandang)sampai dengan 50%.
  • Buah lebih besar, rasa lebih manis.
  • Daya tahan buah lebih lama (tidak cepat busuk).
PEMBIBITAN

Strawberry diperbanyak dengan biji atau bibit vegetatif (anakan dan stolon atau akar sulur)

Perbanyakan dengan biji

  1. Rendam benih di dalam larutan Tiens Golden Harvest selama 15 menit lalu keringkan ( 1tutup pupuk dicampur dengan air 1 liter ).


  2. Siram larutan Tiens Golden Harvest dimedia persemaian atau dimedia tanam 3 hari sebelum persemaian/penanaman.


  3. 1 liter tiens golden harvest bisa dicampur dengan 100 liter air utuk 1 ha.

Perbanyak dengan bibit vegetatif

  1. Siram laruran Tiens Golden Harvest di media persemaian atau di media tanam 3 hari sebelum persemaian/ penanaman.


  2. Lalu beri pupuk Tiens Golden Harvest setiap 15 hari sekali.

PENANAMAN

  1. Midia ditanam diolah dan dicampur pupuk dasar, lalu biarkan selama 3 hari (harus ada jarak 3 hari antara pupuk kimia dan Tiens Golden Harvest).


  2. 3 hari sebelum tanam
    Siram larutan Tiens Golden Harvest di media persemaian atau di media tanam 3 hari sebelum penanaman.


  3. 1 liter Tiens Golden Harvest bisa di campur dengan 100 liter air untuk 1 ha.

MASA PEMELIHARAAN

  1. Berikan Tiens Golden Harvest setiap 15 hari.


  2. Pemupukan kimia diberikan seperti biasa dengan dosis 50%, dengan catatan diberikan 3 hari setelah pumupukan Tiens Golden Harvest.



APLIKASI TANAMAN TOMAT

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN TIENSGOLDEN HARVEST UNTUK TOMAT

  1. Hemat pupuk (kimia, kompos/ kandang) sampai dengan 50%.
  2. Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
  3. Warna buah lebih cerah, dan lebih tahan lama ( tidak mudah busuk ).
PEMBIBITAN

  1. Rendam benih tomat dengan larutan Tiens Golden Harvest ( 10 ml / 1 tutup Tiens Golden Harvest dicampur air 1 liter ) kurang lebih selama 4 jam.


  2. Sebelum disemai, media penyemaian disemprot dengan larutan Tiens Golden Harvest.


  3. Kemudian tanam benih pada media semai tersebut ( menggunakan polybag kecil ).


  4. Jika media semai juga diberi pupuk kimia, maka berikan pupuk kimia tersebut 3 hari sebelum Tiens Golden Harvest tetapi kurangi dosis pupuk kimia tersebut 50 %.


  5. Setelah berkecambah dan memiliki 5 – 6 helai daun bibit dapat dipindahkan ke bedengan.

PEMUPUKAN TIENS GOLDEN HARVEST DAN PUPUK KIMIA PADA MASA PENANAMAN

Pemupukan menjelang penanaman

  1. Lahan diolah, dibajak / dicangkul, dan dibuat bedengan serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pemupukan dasar. Kemudian tutup dengan tanah tipis.


  2. Dosis pupuk kandang dan pupuk kimia, setengah ( 50 % ) dari biasanya ( dosis normal sebelum memakai Tiens Golden Harvest ).


  3. Pemupukan kimia minimal harus ada jarak 3 hari dari pemupukan Tiens Golden Harvest.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke – 1

Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 200 liter air.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke – 2

Pada saat tanaman umur 10 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest pada barisan tanaman / kecambah. Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter Tiens Golden Harvest ( 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air ).

Pemberian Pupuk kimia ke – 1

Tiga hari setelah aplikasi pupuk Tiens Golden Harvest ke – 2 di atas, berikan pupuk kimia. Pemberian dosis adalah setengah ( 50 % ) dari dosis dari biasanya ( dosis normal sebelum memakai Tiens Golden Harvest ).

Pemberian pupuk Tiens Golden Harvest ke – 3

Pada saat tanaman umur 20 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan ( sekita pangkal batang ). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air.

Pemberian pupuk kimia ke 2

Tiga hari setelah aplikasipupuk Tiens Golden Harvest ke 3 diatas, berikan pupuk kimia. Pemberian dosis adalahsetengah (50%) dari dosis biasanya

(dosis normal sebelum memakai Tiens Golden Harvest).

Pemberian Tiens Golden Harvest ke 4

Pada saat tanaman umur 30 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest dengan cara disemprotkan atau disiram pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan (1 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air).

Pemberian Tiens Golden Harvest ke 5

Pada saat tanaman umur 40 hari, siram/ semprotkan larutan Tiens Golden Haervest dengan cara disemprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air

APLIKASI TANAMAN BAWANG

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN TIENS GOLDEN HARVEST UNTUK BAWANG

  1. Hemat pupuk (kimia, kompos/kandang sampai dengan 50 %).
  2. Bawang lebih besar atau siang lebih banyak lebih berisi.
  3. Usia panen menjadi lebih singkat
PEMBIBITAN

Sebelum ditanam , umbi atau bibit direndam dulu dalam larutan Tiens Golden Harves ( 10 Ml Tiens Golden Harvest ), biarkan selama semalam. Pada sat tanam, seluruh bagian umbi bibit yang telah siap tanam dibenamkan kedalam permukaan tanah. Untuk tiap lubang ditanam 1 buah bibit.

PEMUPUKAN TIENS GOLDEN HARVEST DAN PUPUK KIMIA PADA MASA PENANAMAN

Pemupukan menjelang penanaman

Lahan diolah, dibajak / dicangkul, dan dibuat bedengan serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pemupukan dasar. Kemudian tutupdengan tanah tipis.
Dosis pupuk kandang dan pupuk kimia, setengah (50%) dari biasanya ( dosis normal sebelum memakai Tiens Golden Harvest ). Pemupukan kimia minimal harus ada jarak 3 hari dari pemupukan Tiens Golden Harvest.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke – 1

Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 200 liter air.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke – 2

Pada saat tanaman berumur 15 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest pada barisan tanaman. Pada tahap ini dibutuhkan ( 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air ).

Aplikasi pupuk kimia ke – 1
Tiga hari setelah Tiens Golden Harvest ke – 2, dosis setengah ( 50 % ) dosis biasanya.

Pemupukan Tiens Golden Harvest ke – 3
Pada saat tanaman umur 30 hari ( 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur dengan 100 liter air ).

Aplikasi pupuk kimia ke – 2
Tiga hari setelah Tiens Golden Harvest ke – 3, dosis setengah ( 50 % ) dosis biasanya.Pemberian Tiens Golden Harvest selanjutnya setiap 15 hari sekali.


APLIKASI TANAMAN SEMANGKA - MELON

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN TIENS GOLDEN HARVEST UNTUK SEMANGKA DAN MELON.

  1. Hemat pupuk (kimia, kompos/ kandang) sampai dengan 50%.
  2. Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
  3. Buah semangka lebih segar dan tahan lama ( tidak mudah busuk )
PEMBIBITAN

  • Rendam benih dengan larutan Tiens Golden Harvest ( 10 ml Tiens Golden Harvest : 1 liter air ) selama 1 – 2 jam lalu dikeringkan.


  • Setelah siap, benih disemaikan sampai siap tanam.

PENANAMAN DAN PEMBERIAN PUPUK.

  • Lahan diolah, dibajak / dicangkul, dibuat bedengan , serta lubang penanaman.
    Pemberian pupuk kandang.


  • Untuk menanam benih, berikan pupuk kandang sesuai anjuran PPL setempat.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke – 1

Tiga hari setelah pemupukan awal, semprotkan larutan Tiens Golden Harvest ( 2 liter dicampur dengan 200 liter air ). Lalu diamkan selama tiga hari.

Penanaman

Tiga hari setelah pemupukan Tiens Golden Harvest ke – 1, tanam bibit dengan jarak tertentu ( tergantung varietas ) pada bedengan. Lakukan penanaman pada pagi tau sore hari.

Pemberian pupuk Tiens Golden Harvest ke – 2

Pada saat tanaman umur 10 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest pada barisan tanaman / kecambah. 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur 100 liter air.

Pemberian pupuk kimia susulan ke – 1

Tiga hari setelah aplikasi pupuk Tiens Golden Harvest ke – 2, berikan pupuk kimia, sesuai anjuran PPL setempat.

Pemberian pupuk Tiens Golden Harvest ke – 3

Pada saat umur 20 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest pada barisan tanaman / kecambah. 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur 100 liter air.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke - 4

Pada saat tanaman umur 30 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest pada barisan tanaman / kecambah. 1liter Tiens Golden Harvest dicampur 100 liter air.

Pemberian pupuk kimia susulan ke – 2

Tiga hari setelah aplikasi pupuk Tiens Golden Harvest, berikan pupuk kimia, sesuai anjuran PPL setempat.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke – 5

Pada saat tanaman umur 40 hari, siram / semprotkan larutan Tiens Golden Harvest pada barisan tanaman / kecambah. 1 liter Tiens Golden Harvest dicampur 100 liter air


APLIKASI TANAMAN KEDELAI

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN TIENS GOLDEN HARVEST UNTUK KEDELAI

  1. Hemat pupuk (kimia, kompos/ kandang) sampai dengan 50%.
  2. Relatif lebih tahan terhadap serangan penyakit.
  3. Biji lebih padat berisi.
  4. Usia panen menjadi lebih singkat.
PEMBIBITAN
  • Rendam benih dengan air yang telah diberi Tiens Golden Harvest (10 ml Tiens Golden Harvest : 1 liter air) selama kurang lebih 1 jam, tiriskan.
  • Sebelum disemai, media penyemaian disemprot dengan larutan tiens golden harvest.
  • Kemudian tanam benih pada media semai tersebut (menggunakan polybag kecil).
  • Jika media semai juga diberi pupuk kimia, maka berikan pupuk kimia tersebut 3 hari sebelum tiens golden harvest tetapi kurangi dosis pupuk kimia tersebut 50%.
  • Setelah berkecambah dan memiliki 5-6 helei daun bibit dapat dipindahkan ke bedengan.
PEMUPUKAN TIENS GOLDEN HARVEST DAN PUPUK KIMIA PADA MASA PENANAMAN

Pemupukan menjelang penanaman
  • Lahan diolah, dibajak/ dicangkul, dan dibuat bedengan serta buat lubang untuk penanaman bibit, serta diberi pemupukan dasar. Kemudian tutup dengan tanah tipis.
  • Dosis pupuk kandang dan pupuk kimia, setengah (50%) dari biasanya (dosis normal sebelum memakai tiens golden harvest).
  • Pemupukan kimia minimal harus ada jarak 3 hari dari pemupukan tiens golden harvest.
Pemberian Tiens Golden Harvest ke-1

Tiga hari sebelum penanaman bibit, semprotkan larutan 2 liter tiens golden harvest dicampur dengan 200 liter air.

Pemberian Tiens Golden Harvest ke-2

Pada saat tanaman umur 7-10 hari, siram/ semprotkan larutan tiens golden harvest pada barisan tanaman/ kecambah. Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter tiens golden harvest (1 liter tiens golden harvest dicampur dengan 100 liter air).

Pemberian pupuk Tiens Golden Harvest ke-3

Pada saat tanaman umur 20 hari, siram/ semprotkan larutan tiens golden harvest dengan cara di semprotkan atau disiramkan pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter tiens golden harvest dicampur dengan 100 liter air).

Pemberian Tiens Golden Harvest ke-4

Pada saat tanaman umur 30 hari, siram/ semprotkan larutan tiens golden harves dengan cara disemprotkan atau disiram pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter tiens golden harvest (1 liter tiens golden harvel dicampur dengan 100 liter air).

Pemberian Tiens Golden Harvest ke-5

Pada saat tanaman umur 40 hari, siram/ semprotkan larutan tiens golden harvest dengan cara disemprotkan atau disiram pada lahan (sekitar pangkal batang). Pada tahap ini dibutuhkan 1 liter tiens golden harvest dicampur dengan 100 liter air).

Beberapa Bukti Penggunaan Pupuk Golden Harvest

1 jadi 40-50 batang
Lokasi : Putat, Sedong Kabupaten Cirebon
Sawah ini menggunakan Tiens Golden Harvest. Bibit yang ditanam 1 batang. Setelah pemupukan menjadi 37 – 50 batang per rumpun.
pade walulugu
Padi menjadi lebih tahan hama terhadap serang penyakit ‘kresek’ (istilah lokal). Penyakit ini menyerang pada bulan Maret dan belum ada anti hamanya. Lahan ini berbeda sekali dengan lahan tetangganya yang habis akibat penyakit tersebut yang pada akhirnya menyebabkan kuantitas panen menurun.
cabe
Lokasi : Desa Putat, Kec. Sedong, Kab Cirebon
Cabe berbuah sebelum waktunya. Pohon belum sampai tinggi ideal tapi sudah berbuah dengan ukuran besar
semproooooooooooott2
Sedang menyemprot lahan percontohan 1 hektar. Lokasi Desa Susukan Lebak, Kec Susukan Lebak, Kab. Cirebon
kacang tanah
Kacang tanah tumbuh subur. Berbeda sekali dengan kacang tanah di areal setempat yang tidak menggunakan TGH. Lokasi Desa Putat, Kec. Sedong, Kab. Cirebon
Picture5kakao
talasIMG_2348
Untuk info dan pemesanan silakan hub 081365664082

PERTANIAN DAN PERKEBUNAN ORGANIK DENGAN GOLDEN HARVEST


TIENS GOLDEN HARVEST. Harga Rp 103.500,-
TIENS GOLDEN HARVEST. Harga Rp 103.500,-
Kini ada solusi untuk pertanian Indonesia. Tiens Group telah meluncurkan pupuk hayati, Tiens Golden Harvest. Pupuk ini dapat digunakan untuk semua tanaman pertanian dan perkebunan. Golden Harvest menggunakan bahan alami mikroba asli Indonesia (mikroorganism indiegenous). Ramah lingkungan, cocok untuk tanah Indonesia, menghemat pupuk kimia dan pupuk kandang/kompos 50%, meningkatkan panen 20-50 %, mengurangi kandungan racun pestisida pada tanaman, dan menghasilkan produk pertanian organik.Apa yang terjadi saat ini pada sawah/kebun yang menggunakan pupuk kimia selama? Tanah semakin kritis, tidak subur, hasil panen merosot dan tidak tahan hama. Ini diakibatkan tidak seimbangnya pemupukan. Selama ini hanya menggunakan dua unsur saja. Yaitu fisik (dibajak, dicangkul, dan digemurkan) serta kimia (penggunaan pupuk kimia) secara terus menerus. Kita melupakan unsur biologi. Padahal tanah membutuhkan unsur ini agar kesuburannya tetap seimbang. Petani juga selalu dihadapkan pada kelangkaan dan mahalnya pupuk kimia. Kondisi seperti ini mengakibatkan petani semakin sengsara.
Presiden saat menghadiri pameran Golden Harvest (Agrobost saat itu) di Solo
Presiden saat menghadiri pameran Golden Harvest (Agrobost saat itu) di Solo
Peluncuran pupuk ini telah mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia dalam rangka program ketahanan pangan Indonesia dan swasembada pangan serta pertanian yang ramah lingkungan (go green). Golden Harvest mengandung :
Hormon tumbuh biologi IAA (Indole Acetic Acid)
Merangsang pertumbuhan akar serabut sehingga penyerapan tanaman terhadap makanan (hara) lebih optimal. Taman cepat tumbuh, buah lebih besar dan banyak
Azotobacter Sp
Melindungi hormon tumbuh
Azospirillum Sr
Penambat Nitrogen (N) dari udara bebas agar dapat diserap tanaman
Mikroba Selulolitik
Menghasilkan enzim selulos yang berguna dalam proses pembusukan bahan organik
Mikroba Pelarut Fospat
Melarutkan fospat yang terikat dalam mineral liat tanah menjadi senyawa yang mudah diserap tanaman
Lactobacillus Sp
Membantu proses fermentasi bahan organik menjadi senyawa-senyawa asam laktat yang dapat diserap tanaman
Pseudomonas Sp
Menghasilkan enzim lignin yang dapat mengurai zat-zat kimia pestisida
Keuntungan penggunaan Golden Harvest untuk padi :
- Hemat pupuk (kimia, kandang, kompos) sampai 50%
- Tanaman liar (gulma) berkurang
- Lebih tahan terhadap serangan hama
- Anakan lebih banyak
- Panen lebih cepat dan daun bulir lebih berisi
- Kualitas dan jumlah hasil gabah jadi lebih baik
- Ramah lingkunan dan minim racun pestisida berbahaya (padi organik)
Golden Harvest juga dapat digunakan untuk tanaman sayuran, buah-buahan dan tanaman hias. Apel, bawang, bungan hias, cabe, coklat, durian, jagung, kacang tanah, kakao, karet, kedelai, kentang, kopi, lada, mangga, melon, pisang, sawi, semangka, sayuran, singkong, strawberry, tanaman obat, dll.
Anda bisa memiliki buku panduan penggunaan Golden Harvest seharga Rp 15.000,00
Anda juga bisa mendapatkan pupuk harga distributor sebesar Rp 90.000,00. Caranya mudah cukup mendaftarkan diri Anda dengan uang pendaftaran berlangganan Rp 85.000. Kartu anggota untuk berlangganan berlaku seumur hidup. gratis kartu anggota untuk pembelian 48 botol. Anda juga mendapatkan hak usaha untuk memasarkan produk Golden Harvest ini. Segera hubungi



gusti ali syahbana
HP. 081365664082

TESTIMONI PENGGUNAAN PUPUK GOLDEN HARVEST

1. Ir. Edi Arman, Kepala Dinas pertanian Kabupaten Tanah Datar
Demplot yang dilakukan oleh GOLDEN HARVEST bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Parmusi Sumatera Barat dilaksanakan oleh kelompok tani Gurun Panjang Sapakat Nagari Barulak kec. Tanjung Baru, dalam pelaksanaan demplot ini dilakukan aplikasi pemakaian GOLDEN HARVEST 6 liter/ha dan pupuk buatan diantaranya Urea sebanyak 100 kg/ha, SP-36 50 kg/ha dan KCL 25 kg/ha, mendapatkan hasil yang cukup mengembirakan yaitu
· Jumlah batang 52% lebih banyak
· Panen lebih cepat 8 hari
· Produksi Gabah 8,5 ton/ha
· Produksi naik 36%
2. Bapak Tarman, pembina pertanian organik, Bayongbong - Garut
Pembina pertanian organik ini mengaplikasikan teknologi GOLDEN HARVEST pada lahan sawah dan tanaman horti binaannya (beberapa kelompok tani). “Teknologi ini dapat menjadi solusi untuk penyedian nutrisi bagi tanaman organik murni, karena unsur yang terdapat dalam kandungan GOLDEN HARVEST ini merupakan unsur hayati yang tidak meninggalkan residu, selain itu teknologi ini merupakan inovasi dalam bidang pertanian organik” komentarnya. Pada lahan sawah yang tanahnya berupa tanah cadas, sebelum menggunakan teknologi ini kedalaman lumpurnya hanya ± 10 cm, setelah menggunakan GOLDEN HARVEST (setelah 4 minggu) kedalaman lumpur menjadi ± 15 cm, dari fisik tanaman terlihat lebih hijau dan subur.
3. laporan dari Kepala Dinas pertanian Kab. Tanah Datar kepada Bupati Tanah Datar Mang Ate, Banyuresmi - Garut
Sebelum menggunakan GOLDEN HARVEST, tanaman cabainya mudah terkena penyakit trip (daun keriting), Setelah menggunakan GOLDEN HARVEST ini, tanaman lebih tahan terhadap penyakit trip, dan bagi tanaman yang telah terkena trip, perlahan menunjukkan perbaikan. Saya berkesimpulan setelah menggunakan teknologi ini membuat daya tahan tanaman terhadap penyakit menjadi bertambah. “Saya juga menggunakan GOLDEN HARVESTi pada tanaman tomat jenis “TIA”, cara pakainya sesuai anjuran dari tim penyuluh GOLDEN HARVEST yaitu 2 liter/hektar sebelum tanam kemudian saya tutup dengan mulsa plastik, setelah tiga hari saya tanam hasil semaian, kemudian pada umur 14 hari saya lakukan semprotan yang ke 2 sebanyak 1 liter/hektar. Dari segi fisik, tanaman sangat bagus pertumbuhannya, rata-rata ketinggian tanaman 25-30 cm (umur 14 hari setelah tanam) dan satu dua tanaman tomat mulai muncul bunga, pupuk yang saya gunakan hanya pupuk kandang dan GOLDEN HARVEST” ujarnya.
4. Bapak Ir. Ismakun Budiyono - Bengkulu
Mulai menggunaan Teknologi GOLDEN HARVEST sejak tahun 2003. penggunaanya saya kombinasikan dengan pupuk kimia (UREA, TSP). Manfaat yang dirasakan setelah menggunakan teknologi ini adalah, adanya peningkatan produksi tandan buah kelapa sawit segar. Apabila dibandingkan dengan kebun sekitarnya, produksi kebun beliau lebih unggul. Rata-rata produksi TBS dari Sawit yang berumur 7 tahun ini, per hektarnya menghasilkan 25,5 ton TBS per tahun. Bila berdasarkan jumlah produksi TBS, menurut PPKS berat TBS yang dihasilkan termasuk kelas 1 (satu), padahal kata beliau lahan kelapa sawitnya merupakan lahan gambut dengan kedalaman 90 cm dan ini bukan merupakan lahan kelas 1 (satu).
5. Bapak H. Hamdan (KTNA), Subang -Jawa Barat
· Kenaikan produksi gabah kering panen mencapai 30% per hektarnya
· Komentar beliau tentang GOLDEN HARVEST Teknologi: Teknologi ini tidak hanya meningkatkan produksi gabah tetapi sekaligus dapat memperbaiki kesuburan tanah/lahan persawahan yang keri(tidak subur). Setelah menggunakan teknologi ini, saya hanya memakai urea sebanyak 150-200 kg/bahu, padahal sebelumnya saya memakai urea sampai dengan 350 kg/bahu
Note : * 1 bahu = 7000 M 2
6. Bapak H. Sumirohadi, Subang - Jawa Barat
Pada awalnya masih ragu dengan produk ini, karena melihat teknologi GOLDEN HARVEST ini berbeda dengan produk sejenis, maka saya mencobanya.
· Pada tanaman padi usia 46 hari saya hampir tidak percaya dengan pertumbuhan padi yang begitu subur, padahal sebelum menggunakan teknologi GOLDEN HARVEST, tanaman padi dengan umur yang sama tidak pernah sesubur ini.
Penggunaan pupuk anorganik yang saya kurangi 15 %, kemungkinan pada musim tanam mendatang akan saya coba untuk mengurangi sampai dengan 50%. Karena pupuk ini tidak bisa dicampur dengan pupuk lain (anorganik), saya harus menambah pengeluaran untuk biaya tukang semprotnya, tetapi biaya tersebut dapat ditutup dari biaya pupuk yang saya kurangi tadi, dan masih ada sisanya. Melihat perkembangan padi umur 46 hari ini, saya berkeyakinan bahwa produksi gabah saya akan meningkat pada musim tanam ini, insyaAllah
Pertanyaan yang sering dilontarkan mengenai Teknologi GOLDEN HARVEST
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan mengenai Teknologi GOLDEN HARVEST yang sering dilontarkan oleh para petani/pekebun yang kami rekam dan kemudian kami sajikan pada website ini, dengan harapan dapat menjadi pengetahuan dan manfaat bagi para pembaca/pengunjung website kami khususnya dan para petani pada umumnya. Apabila ada pertanyaan lain silahkan menghubungi kami via email ke smsagro@indosat.net.id
Apa itu GOLDEN HARVEST Teknologi?
Teknologi berwawasan lingkungan dalam bidang pertanian yang berguna untuk menyuburkan tanah dan tanaman serta menjaga keseimbangan sifat fisik, kimia dan biologi tanah, dengan menggunakan mikroorganisme indegenous.
Teknologi ini menggunakan media apa?
Kami menamakan GOLDEN HARVEST, berbentuk cairan yang dibuat dalam laboratorium mikrobiologi dengan teknologi AGPI (Agricultural Growth Promoting Inoculants) kemudian dengan peralatan khusus formula ini diperbanyak, sehingga kecil kemungkinan dapat dipalsukan.
Apa kandungan formula GOLDEN HARVEST itu?
Hormon tumbuh IAA (Indole Acetic Acid), Azospirillum sp, Azotobacter sp, Mikroba pelarut P, Lactobacillus sp, Mikroba pendegrasi selulosa. Mikroba tersebut merupakan mikroba indigenous, yaitu mikroba tanah setempat yang sangat berguna untuk penyubur tanah secara biologi. Selain itu terdapat beberapa unsur lain yang tidak kami tampilkan (Rahasia Perusahaan) terdapat dalam GOLDEN HARVEST sehingga menjadikan GOLDEN HARVEST ini memiliki keunggulan dari produk sejenis lainnya.
Apa fungsi dari unsur-unsur tersebut?
Hormon tumbuh berfungsi untuk memacu pertumbuhan akar, batang dan daun serta buah, terdapat mikroorganisme penambat Nitrogen, mikroba pelarut phosphor dan pendegrasi selulosa, selain itu berfungsi juga untuk memudahkan penyerapan unsur hara oleh tanaman.
Mengapa teknologi ini disebut ramah lingkungan?
Kandungan yang terdapat dalam GOLDEN HARVEST ini adalah dari unsur hayati (mahluk hidup) yang aman bagi pemakainya, kemudian terdapat mikroba yang mampu untuk menguraikan pestisida dan zat berbahaya lainnya yang jatuh ke tanah.
Tanaman apa saja yang dapat menggunakan Teknologi GOLDEN HARVEST?
Semua tanaman dapat menggunakan Teknologi GOLDEN HARVEST, misalnya tanaman Pangan, tanaman Hortikultura, tanaman Perkebunan maupun tanaman Hias. Hanya saja dosis yang digunakan berbeda.
Apakah setelah menggunakan Pupuk Hayati GOLDEN HARVEST ini pupuk kimia atau kandang tidak perlu diberikan?
Lahan pertanian yang ideal harus memenuhi syarat kesetimbangan, yaitu unsur fisik (bajak/cangkul), kimia (pupuk kimia maupun kandang) dan biologi (mikroorganisme). Jadi lahan pertanian tetap harus diberikan Pupuk (kimia atau kandang), tetapi penggunaanya dikurangi sampai dengan 50% dari biasanya (pertanian konvensional, tanpa GOLDEN HARVEST).
Mengapa setelah menggunakan GOLDEN HARVEST dapat menghemat penggunaan pupuk kimia sampai dengan 50%?
Perlu diketahui bahwa kandungan udara di sekitar kita adalah 79% Nitrogen dan 21% Oksigen. Mikroba yang terdapat dalam GOLDEN HARVEST, ada yang berfungsi sebagai penambat N, mikroba inilah yang akan menambatkan N dari udara. Kemudian terdapat juga bakteri selulolitik, bakteri ini berfungsi mendegradasi selulosa yang berasal dari jerami, daun-daun atau bahan-bahan organik lain. Hasil dari pendegradasian tersebut, akan mendapatkan K dan unsur lain. Kandungan P di tanah Indonesia menurut hasil penelitian para ahli tanah adalah masih banyak atau jenuh karena unsur tersebut masih terikat oleh mineral liat tanah, jadi tidak dapat termanfaatkan langsung oleh tanaman. Disinilah fungsi dari mikroba pelarut P tersebut, karena mikroba tersebut akan melarutkan/melepaskan ikatan Phosphat dalam mineral liat tanah, sehingga unsur P dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Menurut penelitian Dr. Lukman Gunarto, menggunakan 6 liter GOLDEN HARVEST pada 1 Ha lahan sawah, 3 kali aplikasi akan menghasilkan Nitrogen (N2) sebesar 90 kg atau sebanding dengan 200kg Urea, P sebesar 50kg atau sebanding dengan 100kg SP36/TSP dan K sebesar 50kg atau sebanding dengan 83kg KCL, hal inilah yang menjadi acuan mengapa setelah menggunakan GOLDEN HARVEST dapat menghemat penggunaan pupuk kimia.
Bisakah penggunaan GOLDEN HARVEST ini di campur dengan pupuk kimia atau dengan pestisida?
Tidak boleh! Penggunaan GOLDEN HARVEST tidak boleh dicampur dengan pupuk kimia maupun pestisida, hal ini dikarenakan kandungan yang terdapat dalam GOLDEN HARVEST merupakan mahluk hidup, apabila penggunaannya disatukan dengan unsur-unsur kimia menyebabkan mikroorganisme tersebut tidak akan bekerja secara optimal.
Berapa hari masa tenggang penggunaan GOLDEN HARVEST ini dengan penggunaan pupuk kimia?
3 sampai dengan 5 Hari, boleh GOLDEN HARVEST dulu atau pupuk kimia dulu.
Bagaimana cara penggunaan Teknologi GOLDEN HARVEST ini?
Caranya sangat mudah, cukup disemprotkan pada tanah disekitar tanaman dengan dosis 100ml untuk satu tanki sprayer ukuran 15 liter, atau dengan cara disiramkan pada tanaman dengan dosis 10ml GOLDEN HARVEST untuk 2 liter air.
Apa yang terjadi apabila dosis yang diberikan pada tanaman kelebihan?
Tidak masalah, apabila dosis yang diberikan terlalu banyak tidak akan membuat tanaman itu mati, malahan tanaman semakin subur.
Apakah teknologi GOLDEN HARVEST Perikanan dapat diterapkan pada budidaya lobster air tawar, belut/sidat dan lele?
YA!, Teknologi ini tidak saja untuk budidaya tambak air payau tetapi dapat juga untuk air tawar, hanya saja bagian dasar kolam harus berupa tanah/lumpur.

GOLDEN HARVEST TAMBAK

GOLDEN HARVEST Tambak adalah teknologi probiotik khusus untuk tambak (air payau), setelah melalui proses yang cukup panjang dan telah diuji di beberapa lokasi tambak (air payau) udang dan bandeng menunjukan hasil yang sangat memuaskan, maka secara resmi produk yang diberi nama GOLDEN HARVEST Tambak diluncurkan. Pengkhususan teknologi probiotik ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas hasil tambak. Kandungan yang terdapat dalam GOLDEN HARVEST Tambak ini sangat berguna antara lain :
· Meningkatkan dan menjaga mutu air tambak/kolam
· Menekan perkembangan Bakteri patogen didalam tanah dan air tambak/kolam
· Meningkatkan kekebalan dan Kesehatan Udang/Ikan terhadap hama penyakit
· Meningkatkan Produktifitas Tambak/kolam
o Meningkatkan mutu dan jumlah plankton pada air tambak/kolam
o Meningkatakn kuntitas dan kualitas udang/ikan
o Panen relatif lebih cepat
Menekan potensi pencemaran pada lingkungan tambak/kolam
1. BUDIDAYA PEMBESARAN LELE
(Sumber :Buku Budidaya Lele Sangkuriang, Dit. Pembudidayaan, Ditjen Perikanan Budidaya)
Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan
· Dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi
· Teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat
· Pemasarannya relatif mudah dan
· Modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.
· Syarat Teknis
o Budidaya lele dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m - 800 m dpl
o Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32°C. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air.
o pH air yang ideal berkisar antara 6 - 9.
o Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l.
Persiapan Kolam Tanah Tradisional
o Syarat bibit, berasal dari indukan yang unggul (Balai benih).
o Bentuk kolam yang ideal untuk pemeliharaan ikan lele adalah empat persegi panjang dengan ukuran 100-500 M2. Kedalaman kolam berkisar antara 1,0-1,5 m dengan kemiringan kolam dari pemasukan air ke pembuangan 0,5%. Pada bagian tengah dasar kolam dibuat parit (kamalir) yang memanjang dari pemasukan air ke pengeluaran air (monik). Parit dibuat selebar 30-50 cm dengan kedalaman 10-15 cm.

o Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam dan meratakannya. Dinding kolam diperkeras dengan memukul-mukulnya dengan menggunakan balok kayu agar keras dan padat supaya tidak terjadi kebocoran. Pemopokan pematang untuk kolam tanah (menutupi bagian-bagian kolam yang bocor).
o Untuk tempat berlindung ikan (benih ikan lele) sekaligus mempermudah pemanenan maka dibuat parit/kamalir dan kubangan (bak untuk pemanenan).
o PEMUPUKAN Memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/M2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapur lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat di kolam. Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500-700 gram/M2; urea 15 gram/M2; SP3 10 gram/M2; NH4N03 15 gram/M2. Semprotkan larutan GOLDEN HARVEST Tambak pada dasar kolam (keadaan becek) dengan Dosis 10 ml GOLDEN HARVEST : air 1 liter untuk lahan dengan luas 10 M2.
Pada pintu pemasukan dan pengeluaran air dipasang penyaring Kemudian dilakukan pengisian air kolam secara bertahap. Kolam dibiarkan selama ± 7 (tujuh) hari, guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami (plankton).
Persiapan Kolam Semen
o Persiapan kolam tembok hampir sama dengan kolam tanah. Bedanya, pada kolam tembok tidak dilakukan pengolahan dasar kolam, perbaikan parit dan bak untuk panen, karena parit dan bak untuk panen biasanya sudah dibuat Permanen, Hanya saja bagian bawah kolan harus diisi dengan lumpur terlebih dahulu setebal ±20cm.
Persiapan Benih
o Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/M2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam. Hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekor/M2 yang berukuran 5-8 cm.
Pemberian Pakan
o Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.
Pemberian GOLDEN HARVEST suplemen untuk campuran pakan, Buat larutan GOLDEN HARVEST Ternak/suplemen (1tutup/10ml GOLDEN HARVEST suplemen : air secukupnya) diamkan sebentar, kemudian campurkan pada 1 kg pakan. Berikan GOLDEN HARVEST suplemen setiap pemberian pakan!
Pemberian GOLDEN HARVEST pada Masa Pemeliharaan
o Berikan setiap satu minggu sekali pada kolam secara merata dengan dosis 10ml GOLDEN HARVEST dicampur air 1 liter, untuk kolam dengan luas 10 M2.
Pemanenan
o Ikan lele akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama ±130 hari, dengan bobot antara 200 - 250 gram per ekor dengan panjang 15 - 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan. Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit.
2. TAMBAK (AIR PAYAU) UDANG DAN BANDENG
Pengolahan Lahan Tambak
· Balik tanah dengan cara dibajak/cangkul, biarkan selama 7 - 10 hari sampai mengering. Apabila tidak mungkin untuk dikeringkan maka tebarkan Dolomit halus. Untuk 1 hektarnya diperlukan sebanyak 500 - 600 kg.
· Masukan air sampai ketinggian 5 - 10 cm
· Semprotkan GOLDEN HARVEST Tambak pada dasar tambak dan pada bagian pinggir secara merata, tahap ini diperlukan sebanyak 6 liter GOLDEN HARVEST Tambak.
· Berikan pupuk pada lahan, untuk 1 hektar diperlukan Urea sebanyak 50kg, SP 36 25kg dan KCl sebanyak 25 kg.
· Biarkan selama 3 hari
Pengisian Air
· Dilakukan secara bertahap, setelah sampai dengan ketinggian ± 60 cm, berikan GOLDEN HARVEST Tambak (telah dicampur air) sebanyak 2 liter perhektar. Apabila kepadatan tebar benur 150.000 ekor (semi intensif) maka pemberian GOLDEN HARVEST Tambak adalah 0,04 ppm atau 4 liter per Hektar
· Diamkan selama 4 hari Ukur pH air, apabila sekitar 7,8 - 8,1 dan kecerahan 55 s/d 60 cm, maka benur/ bibit udang dapat dimasukan kedalam tambak.
Pemeliharaan
1. UDANG
· Umur 0 - 60 hari, berikan GOLDEN HARVEST Tambak dua minggu sekali sebanyak 0,2 ppm ( 2 liter GOLDEN HARVEST Tambak/Ha). Apabila kepadatan tebar 150.000 ekor maka pemberian GOLDEN HARVEST Tambak adalah 0,03 ppm atau 3 liter per Hektar setiap 1 minggu sekali.
· Umur diatas 60 hari - panen, berikan GOLDEN HARVEST Tambak setiap 4 hari sekali sebanyak 0,2 ppm (2 liter GOLDEN HARVEST Tambak/Ha). Apabila kepadatan tebar 150.000 ekor maka pemberian GOLDEN HARVEST Tambak adalah 0,03 ppm atau 3 liter per Hektar setiap 4 hari sekali.
· Pakan udang tetap diberikan sesuai dengan kebutuhan dan disarankan ditambah dengan GOLDEN HARVEST Suplemen (hasil akan optimal)
· Ketinggian air harus selalu dijaga.
· Pemberian Migro Tambak tergantung kondisi lingkungan tambak dan serangan penyakit. Apabila kualitas lingkungan menurun dan adanya serangan penyakit maka frekuensi dan jumlah pemberian Migro Tambak lebih banyak dan sering.
2. BANDENG
Sejak benur dimasukan dalam kolam/tambak pembesaran berikan GOLDEN HARVEST Tambak setiap 3 minggu sekali sebanyak 2 liter GOLDEN HARVEST Tambak /Ha.
3. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR
Pada budidaya ikan air tawar, pemberian GOLDEN HARVEST Tambak sebaiknya sejak pengolahan lahan dan memberikan GOLDEN HARVEST Suplemen sebagai campuran pada pakan (hasil akan optimal).
GOLDEN HARVEST Tambak tambak berfungsi menjaga kualitas air kolam dan sebagai mikrostarter yaitu untuk menumbuhkan plankton-plankton sebagai pakan alami ikan serta menekan perkembangan bakteri patogen, sedangkan GOLDEN HARVEST Suplemen berfungsi untuk membantu pencernaan agar penyerapan nutrisi dari pakan oleh tubuh menjadi optimal.
Aplikasi
Pembenihan
o Setelah lahan diolah, berikan larutan GOLDEN HARVEST Tambak (1 liter GOLDEN HARVEST Tambak: air max 200 liter) pada dasar kolam (keadaan sedikit air / becek) secara merata, kemudian biarkan selama 3 hari. Tahap ini GOLDEN HARVEST diperlukan sebanyak 2 liter /hektar.
Masukan air secara bertahap sampai dengan kedalaman yang diinginkan.
Pendederan
o Sebelum ikan dimasukan dalam kolam pendederan, dasar kolam harus diberikan larutan GOLDEN HARVEST Tambak sebanyak 2 liter/Ha secara merata, kemudian biarkan selama 3 hari. Masukan air secara bertahap sampai dengan kedalaman yang diinginkan.
o Apabila memberikan pakan tambahan, campurkan GOLDEN HARVEST Suplemen (10 ml) pada 3 kg pakan kemudian ditambah air secukupnya dan diamkan beberapa menit. Siap untuk ditebarkan ke kolam.
Pembesaran (Kolam Darat)
o Sebelum ikan dimasukan dalam kolam pendederan, dasar kolam harus diberikan larutan GOLDEN HARVEST Tambak sebanyak 2 liter/Ha secara merata, kemudian biarkan selama 3 hari. Masukan air secara bertahap sampai dengan kedalaman yang diinginkan.
o Apabila memberikan pakan tambahan, campurkan GOLDEN HARVEST Suplemen (10 ml) pada 3 kg pakan kemudian ditambah air secukupnya dan diamkan beberapa menit. Siap untuk ditebarkan ke kolam.
o Dianjurkan untuk memberikan GOLDEN HARVEST Tambak lanjutan pada masa pemeliharaan, yaitu setiap 2 minggu sekali sebanyak 2 liter/Ha.
4. BUDIDAYA KOLAM JALA APUNG
Pada budidaya pembesaran ikan (Mas, Nila, Gurami, Patin dll) di kolam jala apung adalah sebagai berikut :
· Sebelum tebar bibit kedalam kolam jala apung, sebaiknya berikan 1 liter GOLDEN HARVEST Tambak untuk kolam ukuran (25 x 25 meter), usahakan merata. Hal ini untuk meningkatkan kualitas air disekitar kolam jala apung dan menekan perkembangan bakteri patogen di perairan di sekitar kolam.
· Biarkan selama beberapa saat (±10 menit), kemudian bibit siap tebar.
· Selanjutnya masa pemeliharaan cukup dengan Migro Suplemen/MiG Ternak, diberikan/dicampur dengan pakan buatan/pelet
· Dosisnya adalah 10ml Migro Suplemen/MiG Ternak, dicampur dengan pakan buatan/pelet sebanyak 3 kg.
· Cukup diberikan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

APLIKASI PADA TERNAK

Kandungan

Hasil uji laboratorium LIPI No. 109/IPH.1.04/IF/2002 tertanggal 15 juli 2002 kandungan yang terdapat dalam MiG GOLDEN HARVEST Ternak adalah sebagai berikut :
No Mikroba Populasi Mikroba cfu/ml
1 Yeast 5,1 x 105
2 Lactobacillus sp. 2,8 x 107
3 Mikroba pendegradasi selulosa 5,0 x 103
4 Vitamin dan Mineral
Keuntungan
· Pertumbuhan ternak relatif lebih cepat sehingga lebih cepat menghasilkan.
· Melancarkan sistem pencernaan pada ternak, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan. Penyerapan nutrisi dari pakan menjadi optimal.
· Mikroorganisme yang terdapat dalam MiG GOLDEN HARVEST Ternak mampu hidup sampai lambung dan bersifat antagonis terhadap bakteri patogen yang terdapat dalam usus ternak, bakteri patogen tersebut akan terdesak keluar bersama dengan kotoran.
· Peningkatan bobot perhari sangat signifikan.
· Daya tahan ternak terhadap penyakit meningkat.
· Aman, karena kandungannya bukan merupakan unsur kimia.
· Dapat meningkatkan kuantitas, kualitas serta kontinuitas produksi susu pada sapi perah.
1. AYAM POTONG· Umur 0 - 20 Hari, Larutkan 10ml MiG GOLDEN HARVEST Ternak dengan sebanyak 3-4 liter (jangan air PAM), berikan setiap hari. Saat pemberian vaksin, pemberian MiG GOLDEN HARVEST Ternak dihentikan sementara (hanya pada hari tersebut).
· Diatas 20-panen, 10ml MiG GOLDEN HARVEST Ternak: 3-4 liter air, cukup diberikan setiap 2 hari sekali. Apabila kondisi ayam telah prima, pemberian MiG Golden Harvest Ternak dapat dihentikan.
· Kebutuhan MiG GOLDEN HARVEST Ternak mulai 0 - 28 hari, untuk 1.500 ekor ayam potong adalah sebanyak 1 liter. Pakan tetap diberikan sesuai kebutuhan.
· Berikan MiG GOLDEN HARVEST Ternak sejak DOC sampai panen, jangan dimulai waktu ayam telah berumur remaja.
2. SAPI, KERBAU, BABI, DLL
· Berikan 10ml (1 tutup botol) MiG GOLDEN HARVEST Ternak (larutkan dengan air secukupnya) pada pakan (comboran /lolohan, rumput) dan atau diberikan pada air minum.
· Dosis diatas berlaku hanya untuk 1 ekor ternak, dan berikan setiap hari sekali.
3. KAMBING, DOMBA, DAN GIBAS
· Berikan 10ml (1 tutup botol) MiG GOLDEN HARVEST Ternak (larutkan dengan air secukupnya), kemudian campurkan pada pakan (comboran /lolohan) atau disemprotkan/dipercikan pada pakan rumput, dapat juga diberikan pada air minum.
Dosis diatas berlaku untuk 2 sampai dengan 3 ekor, dan berikan setiap hari sekali.
Data produksi Ayam potong dengan teknologi GOLDEN HARVEST
No Variabel Nilai
1 Berat pada umur 6 hari. 180 gr
2 Berat pada umur 14 hari 500 gr
3 Jumlah ayam dalam kandang yg menggunakan Golden Harvest 3000 ekor
4 Panen pada usia 28 hari dengan berat rata-rata perekor 1.5 kg
5 Berat pakan per ekor 1,9 kg
6 Prosentase kematian 4 %
7 Total Produksi 4,300 kg
Catatan !
Jangan melarutkan GOLDEN HARVEST dengan air PDAM (mengandung kaporit) DAN Jangan mencampur GOLDEN HARVEST dengan obat-obatan.

APLIKASI GOLDEN HARVEST YANG DIKOMBINASIKAN PUPUK KIMIA

TANAMAN BAWAH MERAH
Pengolahan Lahan
Lahan yang telah dibuat bedengan pada bagian atasnya diberi pupuk kandang (yang sdh matang) , kemudian semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter), kemudian tutup permukaan bedengan dengan tanah. Biarkan minimal 3 hari, kemudian siap untuk ditanam. Pada tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST sebanyak 2 liter per hektar dan pupuk kandang sebanyak 10 ton per hektar.
* Pemberian GOLDEN HARVEST ke-2 (15 Hari Setelah Tanam)
Semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter/hektar.
* Pemberian pupuk kimia ke-1 (3 hari setelah pemberian GOLDEN HARVEST ke-2)
Kebutuhan untuk lahan 1 hektar adalah sebagai berikut : Urea/ZA sebanyak 100 kg, TSP/SP-36 sebanyak 150 kg dan KCL sebanyak 100kg, aduk sampai rata, berikan pada sekitar pangkal batang (jarak 10 cm dari batang) kemudian tutup dengan tanah.
* Pemberian GOLDEN HARVEST ke-3 (30 - 35 HST)
Semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter/hektar.
* Pemberian pupuk kimia yg ke-2 (3 hari setelah pemberian Golden harvest yg ke-3)
Pada pemupukan yang ke-2 hanya diberikan Urea saja, sebanyak 100kg untuk setiap hektar, berikan secara merata pada pada tiap bedengan.
Pemberian GOLDEN HARVEST selanjutnya (setiap 15 hari sekali)
Berikan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) di sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan Golden Harvest minimal 1 liter / hektar.
Beberapa penyakit pada bawang merah dan pengendaliannya :
* Antraknosa
Penyakit pada akar akibat serangan Colletotrichum gloeosporoides. Penyakit ini dikalangan petani populer disebut otomatis, inul dan twister Gejala; ujung daun mengering, daun muda menguning dan daun melintir. Pengendalian; semprotkan fungisida berbahan aktif karbendenzim atau mankozeb. Apabila serangan belum terlalu banyak, langkah lain dapat ditempu dengan mencabut dan buang / bakar segera tanaman yang terserang.
* Fusarium
Diakibatkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Gejala; ujung daun layu dan menguning, melinting dan nekrosis. akar berwarna hitam dan rapuh, dasar akar membusuk. Fusarium dapat juga menyerang umbi bawang yang telah dipanen yang terdapat dalam gudang penyimpanan. Pengendalian; semprotkan fungisida berbahan aktif karbendenzim atau mankozeb. Apabila serangan belum terlalu banyak, langkah lain dapat ditempu dengan mencabut dan buang / bakar segera tanaman yang terserang.
* Ulat Grayak
Daun berlubang sedikit demi sedikit sampai habis. Hama Spodoptera litura memakan bagian epidermis daun terlebih dahulu kemudian bagian jaringan. Pencegahan serangan Ulat daun, ulat tanah, dan ulat grayak bis dengan cara mengenangi lahan sebelum ditanami agar ulat tanah mati.Pengendalian; gunakan musuh alami, apabila serangan sangat banyak dapat menggunakan insektisida yang berbahan aktif Bacillus thuringiensis atau klorfenapir atau spinosad.
Tips : Diakibatkan serangan Thrips tabaci. Gejala; terdapat spot berwarna putih keperakan bekas tusukan dan gigitan hama kemudian menyebar keseluruh permukaan daun. Pengendalian; semprotkan fungisida berbahan aktif klorfenapir.
2. TANAMAN CABAI
Pengolahan Lahan
Lahan yang telah diolah, buat bedengan (seperti terlihat pd gambar), berikan pupuk kandang (sdh matang) pada setiap bedengan, kemudian semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter), kemudian tutup dengan tanah dan mulsa (apabila menggunakan). Biarkan minimal 3 hari, kemudian siap untuk ditanam. Pada tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST sebanyak 2 liter per hektar dan pupuk kandang sebanyak 8 - 10 ton per hektar.
* Pemberian GOLDEN HARVEST ke-2 (15 Hari Setelah Tanam)
Semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter/hektar.
* Pemberian pupuk kimia ke-1 (3 hari setelah pemberian GOLDEN HARVEST ke-2)
Kebutuhan untuk lahan 1 hektar adalah sebagai berikut : Urea/ZA sebanyak 80kg, TSP/SP-36 sebanyak 100 kg dan KCL sebanyak 75kg, aduk sampai rata, berikan pada sekitar pangkal batang (jarak 10 cm dari batang) kemudian tutup dengan tanah. Asumsi bila 1 hektar terdapat 12.000 pohon, maka untuk setiap pohon diberikan campuran pupuk kimia sebanyak ± 20gr
* Pemberian GOLDEN HARVEST ke-3 (30 - 35 HST)
Semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter/hektar.
* Pemberian pupuk ke-2 (3 hari setelah pemberian GOLDEN HARVEST yang ke - 3)
Kebutuhan dan cara pemberian pupuk kimia sama dengan pemberian yang pertama yaitu Urea/ZA sebanyak 80kg, TSP/SP36 sebanyak 120kg dan KCL sebanyak 100 kg. Asumsi bila 1 hektar terdapat 12.000 pohon, maka untuk setiap pohon diberikan campuran pupuk kimia sebanyak ± 25gr
Pemberian GOLDEN HARVEST selanjutnya (setiap 15 hari sekali)
Berikan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) di sekitar pangkal batang tanaman. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter per hektar.
3. TANAMAN TOMAT
Pengolahan lahan
Lahan yang telah diolah, buat bedengan (seperti terlihat pd gambar), berikan pupuk kandang (yang sdh matang) pada setiap bedengan, kemudian semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter), kemudian tutup dengan tanah dan mulsa (apabila menggunakan). Biarkan minimal 3 hari, kemudian siap untuk ditanam. Pada tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST sebanyak 2 liter per hektar dan pupuk kandang sebanyak 10 ton per hektar.
* Pemberian GOLDEN HARVEST ke-2 (15 Hari Setelah Tanam)
Semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter per hektar.
* Pemberian pupuk kimia ke-1 (3 hari setelah pemberian GOLDEN HARVEST ke-2)
Kebutuhan untuk lahan 1 hektar adalah sebagai berikut : Urea/ZA sebanyak 80 kg, TSP/SP-36 sebanyak 125 kg dan KCL sebanyak 100kg, aduk sampai rata, berikan pada sekitar pangkal batang (jarak 10 cm dari batang) kemudian tutup dengan tanah.
Asumsi bila 1 hektar terdapat 12.000 pohon, maka untuk setiap pohon diberikan campuran pupuk kimia sebanyak ± 25gr
* Pemberian GOLDEN HARVEST ke-3 (30 - 35 HST/setelah berbunga)
Berikan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada sekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST minimal 1 liter per hektar.
* Pemberian pupuk kimia ke-2 (3 hari setelah pemberian Golden harvest yg ke-3)
Kebutuhan dan cara pemberian pupuk kimia sama dengan pemberian yang pertama yaitu Urea/ZA sebanyak 80 kg, TSP/SP36 sebanyak 125 kg dan KCL sebanyak 125 kg. Berikan pada sekitar pangkal batang (jarak 10 cm). Asumsi bila 1 hektar terdapat 12.000 pohon, maka untuk setiap pohon diberikan campuran pupuk kimia sebanyak ± 28 gr.
Pemberian GOLDEN HARVEST selanjutnya (setiap 15 hari sekali)
Berikan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) disekitar pangkal batang. Tahap ini kebutuhan Golden Harvest minimal 1 liter per hektar.
4. TANAMAN JAGUNG JAGUNG DILAHAN KERING
Dengan pengelolaan yang baik, usaha tanaman pangan dilahan kering dapat memberikan pendapatan kepada petani yang cukup menjanjikan, Hal ini menunjukan bahwa lahan kering yang dikelola dengan intensif dengan pola tanam yang tepat mampu memberikan pendapatan yang sepadan dengan pengusahaan lahan sawah. pola tanam yang diterapkan adalah jagung + kedelai/kacang hijau.
PEDOMAN TEKNIS
Persiapan Lahan
Pengolahan tanah dilakukan dengan 2 kali bajak, kemudian diratakan. Pupuk kandang sebanyak 10 - 20 ton/ha diberikan sepanjang larikan tanaman sebelum tanam, kemudian semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) merata pada lahan. Tahap ini diperlukan 2 liter GOLDEN HARVEST per Ha.
Penanaman
Tanaman mengikuti alur bajak, jagung varietas Rama ditanam sistem baris ganda dengan jarak tanam 40 x 25 cm, 1 tan/rumpun sebanyak 2 baris, dan jarak antar baris ganda berikutnya 300cm. kedelai varietas wilis ditanam diantara garis ganda jagung denga jarak 40 cm x 10 cm, 1 tan/rumpun. Kacang hijau varietas walet ditanam setelah jagung dan kedelai dipanen dengan jarak 40 cm x 10 cm, 1 tan/rumpun.
Pemupukan
Dengan komposisi tanaman jagung 43% dari populasi monokulturnya, pupuk yang diberikan pada tanaman jagung adalah 75kg Urea + 50kg TSP + 25 kg KCL per ha. Sedangkan untuk tanaman kedelai diberikan pupuk 17,5 kg Urea + 35 kg TSP + 17,5 kg KCL per ha. Komposisi tanaman kedelai dalam pola tanam ini adalah 90% dari populasi monokulturnya. Semua pupuk untuk kedelai diberikan pada saat tanam. Pupuk untuk jagung diberikan 2 kali, yaitu 1/3 takaran urea dan semua TSP dan KCL diberikan pada saat tanam; sisanya 2/3 takaran Urea diberikan pada 5 minggu setelah tanam. Kacang Hijau yang ditanam setelah jagung + kedelai tidak perlu dipupuk. Pemberian GOLDEN HARVEST diulangi setiap 2 minggu sekali setelah tanam dengan dosis minimal 1 liter per Ha.
Pemeliharaan
Pengendalian hama dilakukan dengan cara pemantauan dilapangan, yaitu penyemprotan insektisida hanya dilakukan apabila ditemukan serangan hama yang merusak. Pengendalian gulma dilakukan dengan dua kali penyiangan, yaitu pada umur 3 minggu dan 5-6 minggu setelah tanam.
Perhatian!
Panen dilakukan apabila tongkol dan polong sudah cukup tua.
5. TANAMAN KACANG KEDELAI
Saprodi yang dibutuhkan per Ha
* Benih kedelai ukuran kecil 30kg atau 40 kg untuk ukuran besar
* Urea 25 kg
* SP-36 50kg
* KCL 25 kg
* GOLDEN HARVEST 3 liter
* Rhizobium japanicum bentuk granule 150 gr
* Furadan secukupnya (sesuai anjuran)
Aplikasi
* Rendam benih kedelai sebentar dalam air, tiriskan, kemudian campurkan Rhizobium japanicum granule, aduk hingga rata. Simpan ditempat yang tidak terkena sinar matahari selama 2 jam.
* Buat lubang tanam untuk bibit kedelai.
* Berikan SP-36 sebanyak 50 kg dan KCL sebanyak 25 kg pada saat bibit di tanam.
* Setelah berkecambah, berikan Urea sebanyak 25 kg.
* GOLDEN HARVEST diberikan setelah kecambah berumur 7 - 10 hari sebanyak 2 liter (1 liter GOLDEN HARVEST dicampur dengan max 200 liter air).
* Saat bunga mulai keluar, berikan kembali GOLDEN HARVEST sebanyak 1 liter.
Keuntungan
* Dengan teknologi GOLDEN HARVEST, biaya pembelian pupuk dapat dihemat sebesar Rp. 250.000,- s/d Rp. 350.000,- per Ha
* Hasil Optimal
* Tanaman lebih sehat dan kuat.
Perbandingan Kebutuhan Secara GOLDEN HARVEST VS Konvensional
No Pupuk Konvensional GOLDEN HARVEST
1 Urea 200kg 25kg
2 SP-36 100kg 50kg
3 KCL 100kg 25kg
4 GOLDEN HARVEST - 3Liter
5 Rhizobium japanicum bentuk granule - 150 gram
6. TANAMAN MANGGA GEDONG GINCU (MANGIFERA INDICA)
Merupakan tanaman buah-buahan tropika kering yang termasuk ke dalam famili anacordiaceae. Salah satu jenis mangga yang banyak digemari dalam dan luar negeri.
Syarat Tumbuh
* Tanaman tumbuh baik pada dataran rendah dengan ketinggian >0 sampai 500 m dpl
* Curah hujan ± 1.000 mm per tahun, bulan kering selama 3 - 6 bulan. Sinar matahari hari harus penuh
* pH tanah 5,5 - 6,5 dengan struktur tanah yang berpasir atau lempung.
* Iklim yang optimum 24oC - 27oC
* Pengairan cukup
Persiapan Lahan
* Buat lubang dengan ukuran 70 x 70 kedalaman 60 cm. Lubang tanam harus sudah dipersiapkan pada menjelang musim hujan. dengan jarak tanam pertanaman 5 x 5 M, 10 x x10 M atau 10 X 12 M.
* Berikan pupuk kandang sebanyak 20kg kemudian diaduk dengan bekas galian tanah, kemudian berikan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) sebanyak 1liter tiap lubang.
Penanaman
* Setelah masuk musim hujan masukan bibit tanaman ke dalam lubang, tepat ditengah. Harap diingat polybag harus dilepas dahulu sebelum tanam.
* Berikan pupuk NPK sebanyak 10 - 25 gr dengan cara ditabur, lalu tutup dengan tanah.
* Apabila belum turun hujan, tanaman muda harus disiram minimal 1 minggu sekali.
Pemeliharaan
* Berikan Larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) sebanyak 2 liter per pohon setiap 4 bulan sekali. Pertumbuhan tanaman akan optimal.
* Pupuk Kandang atau pupuk kimia (NPK) tetap diberikan dengan jumlah tergantung dari tingkat kesuburan tanah setempat setiap 6 bulan sekali.
(dapat ditanyakan pada balai tanaman Hortikultura dan Perkebunan daerah setempat).
* Agar produksi buah mangga berkualitas sebaiknya kegiatan pemangkasan rutin dilakukan, pemangkasan biasanya meliputi : pemangkasan pembuatan Prim (pembuatan pohon), Pemangkasan pemeliharaan dan pemangkasan pembuahan.
7. TANAMAN SINGKONG
Ketela pohon atau biasa disebut dengan singkong di Indonesia menjadi bahan pangan pokok setelah beras dan jagung. Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, ketela pohon/singkong dijadikan bahan dasar pada industri makanan dan bahan baku industri pakan, selain itu digunakan pula pada industri farmasi.
Pertumbuhan baik pada daerah yang memiliki curah hujan 1.500 - 2.500 mm/tahun, dengan temperatur minimal 10 o C, kelembaban udara optimal antara 60% - 65% dan membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis sekitar 10 jam/hari.
Pengolahan lahan
* Gemburkan tanah dan buat bedengan dengan ukuran 1 x 2 meter, kemudian berikan pupuk kompos atau kandang ± 2 kg pada titik penanaman.
Buat larutan GOLDEN HARVEST (2 liter : air max 400 liter) diamkan sebentar, kemudian berikan larutan GOLDEN HARVEST sebanyak 80 ml untuk setiap titik penanaman. Tahap ini diperlukan GOLDEN HARVEST sebanyak 2 liter per hektar. Kemudian biarkan selama 3 hari.
Penanaman
* Sebelum ditanam, rendam bibit dengan larutan GOLDEN HARVEST ( 100 ml : air 10 liter) selama 3 - 4 jam.
* Tanam bibit singkong dengan kedalaman 1/3 bagian stek tertimbun tanah.
Pemupukan
* Setelah 10 hari setelah tanam berikan campuran pupuk Urea sebanyak 35 kg, TSP 60 kg dan KCL 35 kg pada lahan 1 Ha. Asumsi bila 1 Ha lahan terdapat 5.000 pohon berarti 1 pohon diberikan campuran pupuk ± 30 gram.
* Usia 2 bulan, Berikan larutan GOLDEN HARVEST (2 liter GOLDEN HARVEST : air max 400 liter) disekitar perakaran ± 80 ml untuk setiap pohon. Tahap ini kebutuhan GOLDEN HARVEST sebanyak 2 liter/Ha.
* Pemberian Pupuk anorganik lanjutan pada umur tanaman 60 - 90 hari berupa campuran pupuk Urea sebanyak 70 kg dan KCL sebanyak 70 kg. Asumsi bila 1 Ha lahan terdapat 5.000 pohon berarti 1 pohon diberikan campuran pupuk ± 30 gram.
* Usia 4 bulan, Berikan larutan GOLDEN HARVEST (2 liter GOLDEN HARVEST : air max 400 liter) disekitar perakaran ± 80 ml untuk setiap pohon.
* Usia 6 bulan, Berikan larutan GOLDEN HARVEST (2 liter GOLDEN HARVEST : air max 400 liter) disekitar perakaran ± 80 ml untuk setiap pohon.
Penyiraman
Kondisi lahan Ketela pohon dari awal tanam sampai umur + 4-5 bulan hendaknya selalu dalam keadaan lembab, tidak terlalu becek. Pada tanah yang kering perlu dilakukan penyiraman. Pengairan dilakukan pada saat musim kering dengan cara menyiram langsung akan tetapi cara ini dapat merusak tanah. Sistem yang baik digunakan adalah system genangan sehingga air dapat sampai ke daerah perakaran secara resapan. Pengairan dengan sistem genangan dapat dilakukan dua minggu sekali dan untuk seterusnya diberikan berdasarkan kebutuhan.
8. TANAMAN STRAWBERY
Pembuatan media
Media untuk tanaman strawbery terdiri dari tanah, kompos/pupuk kandang dan sekam bakar (agar media tidak memadat), campur media tersebut dengan perbandingan 5 : 3 : 2, kemudian tempatkan pada wadah polybag dengan ukuran tinggi minimal 40 cm diameter 30 cm. Kemudian semprotkan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) pada media dalam polybag, biarkan selama 3 hari, kemudian siap untuk ditanam.
Pemberian pupuk
* Apabila menggunakan pupuk kimia, hendaknya dilakukan setiap 2 bulan sekali dengan menggunakan pupuk majemuk NPK sebanyak 5 gr untuk setiap polybag atau dapat menggunakan pupuk tunggal yang terdiri dari Urea, TSP dan KCL, dengan perbandingan Urea 1/2 sendok teh, TSP 1 sendok teh dan KCL sebanyak 1/2 sendok teh, kemudian berikan pada setiap polybag.
* Apabila menggunakan kompos atau pupuk kandang, perlu diperhatikan kompos/pupuk kandang tersebut dalam keadaan matang. Berikan setiap 2 minggu sekali sebanyak ± 0,5 kg setiap polybag.
Pemberian GOLDEN HARVEST selanjutnya (setiap 15 hari sekali).
Berikan larutan GOLDEN HARVEST (1 liter GOLDEN HARVEST : air max 350 liter) sebanyak ± 100ml untuk setiap polybag.
Perhatian!
Penggunaan pupuk kimia atau pestisida jangan bersamaan dengan GOLDEN HARVEST. Berikan tenggang waktu minimal 3 hari