loading...
Tampilkan postingan dengan label Bisnis MLM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis MLM. Tampilkan semua postingan

Pengertian Bisnis MLM dan Bedanya dengan Reseller

MLM… waaaahh.. gw dari dulu males dengan yang namanya MLM dan segala kerabatnya.. MLM…….. augkhhh… dengernya aja bisa bikin perut mual, mimisan dan kalo bisa muntah dulu deh

Begitulah jika kita menyebutkan dua huruf “M” dan satu huruf “L” tersebut. Rangkaian huruf yang bisa dibilang keramat atau seperti monster penghisap darah. Ketika mendengar kata-kata MLM mereka akan merasakan alergi. Padahal jika mereka ditanya apa itu MLM, mereka tidak bisa menjawab. Paling banter jawaban mereka adalah standart jawaban orang pada umumnya.

Mereka menganggap bahwa jika ada satu orang sukses di bisnis MLM pasti ada seratus orang yang duitnya lari ke satu orang tersebut. Bisakah seratus orang tersebut dibilang sukses? Bisa dengan cara mencari seratus korban lagi.

Tapi apakah benar MLM itu sebuah Bisnis yang selalu menguntungkan orang-orang yang diatas (Upline) dan menjadikan orang yang dibawah (Downline) sebagai “sapi perahan”? apakah benar MLM itu hanya money Game? Apakah bonus yang didapat adalah dari hasil merekrut orang lain untuk bergabung?

Bila kita berangkat dari kasus, seperti kasus Triliunan Rupiah Ditelan Money Game di Medan. Kita bisa melihat bahwa bisnis yang mereka jalankan adalah skema piramida atau money game. Bisnis ini jelas-jelas merugikan orang yang paling akhir bergabung. Karena menjadikan pertambahan pembayaran keanggotan sebagai tujuan bisnisnya, bukan pada penjualan produk.

Dari kasus diatas banyak orang yang dirugikan, banyak orang yang uangnya tidak kembali. Uang berjuta-juta rupiah yang di setorkan dalam usaha sistem piramid itu amblas begitu saja. Sehingga muncul anggapan di masyarakat bahhwa semua Multi Level Marketing itu adalah sama. Mereka yang pernah mengalami baik langsung maupun tidak langsung rata-rata merasakan trauma dengan bisnis semacam ini.

Maka dikemudian hari mereka akan mengatakan bahwa bisnis multi level marketing adalah bisnis yang menguntungkan orang-orang yang berada di atas (Upline) dan menjadikan orang-orang yang dibawah (Downline) sebagai “sapi perahan”.

Mereka mengatakan seperti itu karena mereka korban dari sistem piramid. Sehingga agar kejadian yang serupa tidak menimpa orang-orang mereka cintai, mereka akan memperingatkan kepada siapa saja agar jangan sekali-kali mengikuti bisnis MLM jika tak ingin mengalami kejadian seperti yang mereka alami.

Tak heran jika sekarang kita bertanya tentang MLM kepada orang-orang dari yang muda (abege) sampai yang tua, mereka akan menilai hal yang negatif terhadap bisnis Multilevel Marketing. Wajar bagi mereka yang mengatakan seperti itu karena mungkin mereka belum mengetahui hakikat bisnis MLM itu sendiri.

Agar kita tidak salah kaprah tentang The Real Bisnis MLM, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menilai perusahan Multi Level Marketing yang benar-benar murni MLM atau hanya Money Game berkedok MLM. Diantaranya adalah bonus yang di berikan kepada distributor bukan dari hasil perekrutan yang dilakukan.

Perusahaan memberikan komisi dari total keuntungan penjualan, bukan dari hasil perekrutan yang dilakukan oleh distributor. Perusahaan Multi Level Marketing yang sudah cukup terkenal karena latar belakangnya yang kuat dan etika kerja yang baik, tidak akan membayarkan komisi berdasarkan perekrutan yang dilakukan oleh distributor karena itu adalah bentuk piramida yang ilegal dan dilarang.

Perusahaan Multi Level Marketing yang mampu beroperasi 5 tahun dinilai realatif stabil. Memang tidak pernah ada jaminan perusahaan Multi Level Marketing beroperasi mampu bertahan seterusnya. Tetapi, perusahaan Multi Level yang mampu melampaui 5 tahun tentu didukung dengan modal yang cukup besar untuk mendukung pertumbuhan, memastikan peningkatan kualitas produk, maupun sarana pelatihan, dan lain sebagainya.

Distributor juga harus memperhatikan siapa yang bertanggung jawab terhadap perusahaan? Bagaimana latar belakangnya? Apakah pengetahuan dan pengalaman pemimpin di dunia bisnis jaringan itu dapat dijadikan referensi tersendiri untuk menciptakan era keemasan perusahaan? Distributor berhak mengetahui secara pasti tentang informasi tersebut dengan mudah. Jika hal itu sulit ditemukan jawabannya, lebih baik tidak memilih perusahaan tersebut.

Dan yang tidak kalah penting adalah perusahaan Multi Level Marketing itu terdaftar di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia ).

APLI adalah lembaga yang menaungi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri penjualan langsung di Indonesia . Sebagai organisasi yang berdiri dan bekerja atas kesepakatan bersama para anggotanya, APLI merumuskan Kode Etik yang mengatur para anggotanya agar terjadi persaingan yang sehat sekaligus kerjasama untuk menanggulangi persoalan bersama.

Demikian hal yang perlu kita diperhatikan tentang Bisnis Multi Level Marketing. Agar tidak terjadi salah kaprah menilai mana yang MLM dan mana yang Money Game.

Berikut ini Isi dari ringkasan Perbedaan Bisnis affiliate (reseller) dengan MLM (Multi Level Marketing) :
  1. Bisnis Affilite (Reseller)
    Biasanya bisnis ini terputus, tidak ada system kaki/ bertingkat, jadi barang siapa yang menjual produk atau jasa maka dia hanya menikmatinya sendiri sedangkan orang yang merekrut sebelumnya tidak mendapatkan komisi jadi yang hanya dapat adalah pemilik produk dan sama penjual tadi.

    Contoh : Misalkan si (A) menjual ke (B) kemudian menjual ke (C) maka si (A) tidak dapat apa-apa.



  2. Multi Level Marketing (MLM)
    Kalau bisnis ini kebalikan dari affiliate, pada MLM biasanya penjualan melalui jaringan baik secara langsung maupun tidak*, jadi apabila member tersebut menjual barang/ jasa ke konsumen lain maka member yang sebelumnya merekrut dia atau diatas member pada satu jaringan akan mendapatkan bayaran beserta bonusnya.

    Contoh: Misalkan si (A) menjual ke (B) kemudian menjual lagi ke (C) maka si (A) mendapatkan komisi.


Gambaran Bisnis MLM (Meet Learn and Multiply)

Gambaran Bisnis MLM, Dengan asumsi setiap bulan anda mensponsori 1 (satu) orang dan setiap orang di group anda juga melakukan hal yang sama,maka selama 1 (satu) tahun group anda akan menjadi seperti tabel dibawah :

Bulan 1 Jumlah group anda 2 orang




Bulan 2 Jumlah group anda 4 orang







Bulan 3 Jumlah group anda 8 orang








Bulan ke 12 = ?????

Bulan 4 Jumlah group anda 16 orang
Bulan 5 Jumlah group anda 32 orang
Bulan 6 Jumlah group anda 64 orang
Bulan 7 Jumlah group anda 128 orang
Bulan 8 Jumlah group anda 256 orang
Bulan 9 Jumlah group anda 512 orang
Bulan 10 Jumlah group anda 1024 orang
Bulan 11 Jumlah group anda 2048 orang
Bulan 12 Jumlah group anda 4096 orang

Pemain Baru di Bisnis Network Marketing

Pemain Baru di Bisnis Network Marketing, Jika Anda pernah menghadiri presentasi bisnis network-marketing pada saat bisnis network-marketing mulai beroperasi di Indonesia kurang lebih 10 tahun yang lalu, Anda akan melihat banyak ibu-ibu rumah tangga yang hadir. Sekarang, bisnis network-marketing telah digeluti oleh orang dari berbagai kalangan dan latar belakang yang berbeda, tapi yang berkembang paling pesat adalah pelaku network marketing baru dari kalangan eksekutif dan kalangan professional. 

Perkembangan industri network-marketing selama satu dekade terakhir telah berhasil menarik minat banyak kalangan untuk ikut berpartisipasi. Saat ini, kita sudah melihat banyak professional yang menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing mereka sendiri.
Sekarang, jika Anda menghadiri presentasi bisnis network-marketing, sudah merupakan hal yang lumrah untuk melihat dokter, bankir, pengacara, bintang sinetron, selebritis yang berpartisipasi dalam presentasi bisnis tersebut.
Meningkatnya partisipasi dari kalangan eksekutif dan professional memberikan kontribusi yang tinggi terhadap perkembangan industri network-marketing. Dengan bergabung, kalangan professional membawa keahlian teknis, pengakuan sosial dan juga kredibilitas terhadap industri network-marketing. Para professional ini adalah orang-orang yang mempunyai karir yang relatif mapan dan penghasilan yang relatif tinggi.
Kalau begitu, mengapa para eksekutif dan professional ini berminat menggeluti bisnis network-marketing?

Para professional tertarik untuk menggeluti bisnis network-marketing karena bisnis ini menawarkan potensi kebebasan finansial (financial freedom) dan kebebasan untuk mengatur hidup mereka sendiri tanpa harus bergantung kepada orang lain.

Para professional adalah calon-calon yang ideal untuk menggeluti bisnis network-marketing. Mengapa?

Mari kita analisa kehidupan seorang dokter. Seorang dokter bekerja 10 s/d 12 jam sehari, dan kadang-kadang harus siaga 24 jam. Memang tidak dapat dibantah bahwa penghasilan seorang dokter relatif cukup tinggi. Jika seorang dokter memperoleh pendapatan Rp.300 juta per tahun, penghasilan tersebut tetap saja merupakan penghasilan linear (linear income). Seorang dokter menerima income jika mereka bekerja/berpraktek, jika mereka tidak bekerja/berpraktek, income tidak akan datang dengan sendirinya.

Walaupun seorang dokter memperoleh income yang relatif tinggi, ia juga menginginkan lebih banyak waktu untuk keluarganya, untuk mengembangkan hobbynya atau untuk menikmati liburan dengan keluarganya. Bisnis network-marketing memungkinkan seorang dokter untuk mencapai apa yang tidak ditawarkan oleh penghasilan linear dia.
Kalangan eksekutif (seperti bankir) juga menginginkan hal yang sama. Akibat Krisis Moneter, banyak bankir yang dulu memperoleh income ratusan juta per tahun mengalami PHK hingga harus mencari sumber income lain dan dapat memberikan income tinggi secara lebih terjamin.
Untuk para eksekutif yang tidak terkena PHK akibat krisis moneter, mereka mungkin harus bekerja 2 kali lebih keras tanpa memperoleh kenaikan gaji. Oleh karena itu, mereka juga mulai mempertimbangkan alternatif-alternatif lain untuk memperoleh income yang tinggi. Lagi-lagi, bisnis network-marketing merupakan solusi yang mereka butuhkan.
Network-marketing adalah satu-satunya bisnis yang beresiko rendah, tetapi berpotensi memberikan hasil yang luar biasa tinggi. Hal ini tentu saja menarik untuk para professional yang walaupun mempeoleh income yang tinggi, tetapi harus dengan mengorbankan waktu yang seharusnya di-alokasikan untuk keluarga dan orang-orang tercinta.
Saya yakin, dengan berlalunya waktu, akan semakin banyak lagi eksekutif dan professional yang juga akan ikut bergabung dan mengembangkan industri network-marketing ini.
Jika Anda adalah seorang professional yang sedang mempertimbangkan untuk menggeluti bisnis network marketing, dengan senang hati saya akan bekerjasama dengan Anda untuk mewujudkan financial independence yang Anda impikan.

Bagaimana Network Marketing bisa membangun asset anda?

Bagaimana Network Marketing bisa membangun asset anda?, Bagi anda para professional: apakah anda sudah merasa aman dengan pekerjaan anda?
Segera temukan kenapa anda harus berpikir tentang sebuah pengaman pekerjaan yang bisa 100% menjamin penghasilan pasif anda nanti.
Fakta menunjukkan, hampir semua orang bisa menghadapi serangan finansial tanpa bisa mengetahui dari manakah datangnya hingga akhirnya semua menjadi terlambat. Kedengarannya seperti menakuti anda, tetapi inilah kenyataan hidup.
Seperti kebanyakan pekerja professional, anda mungkin tidak menyadari bahwa pekerjaan tetap dan penghasilan perbulan bukanlah sebuah bentuk keamanan finansial.
Pekerjaan yang tetap biasanya membentuk ilusi finansial pada pekerja, sehingga masa depannya terasa telah terjamin karena mereka memiliki sebuah pekerjaan.

Fakta menyedihkan adalah anda mungkin tidak memiliki pekerjaan besok. Lalu bagaimana?
Yang terjadi, Ketika krisis ekonomi atau saat perusahaan merugi akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja atau pegurangan gaji. Itu sudah terjadi pada beberapa orang. Dan itu bisa saja terjadi pada anda.
Misalkan hal tersebut tidak mempengaruhi status pekerjaan anda, sehingga tetap terus bisa bekerja, maka masa aktif di pekerjaan terbatasi oleh faktor umur dan kesehatan anda. sehingga finansial anda sudah tidak aman lagi pada saat itu.

Pelajaran yang bisa dipetik adalah “menunda tindakan untuk membangun aset dan menghiraukan keamanan finansial masa depan anda berlalu begitu saja adalah sebuah resiko yang sangat besar!”
Itulah mengapa passive income sangat penting untuk mulai dibangun saat ini juga tanpa ada kompromi.
Robert T Kiyosaki menganjurkan menjadi Business Owner adalah sebuah pilihan yang tepat untuk membangun asset.



Corporate/ Konglomerasi
Franchise/ Waralaba
Personal Franchise/ Network Marketing
Modal
Besar
Besar
Kecil
Resiko
Besar
Besar
Kecil
Tempat
Tertentu
Tertentu
Fleksibel
Waktu
Tertentu
Tertentu
Fleksibel
Keahlian
Spesifik
Ada sistem
Ada Sistem


Semua orang setuju bahwa mewujudkan impian bisa dilakukan melalui passive income
Tetapi bagaimana kita memilih bisnis yang bisa menjamin passive income?
Jelas, bisnis yang bersistem. Bisnis yang bisa kita tinggalkan tanpa bisa mengganggu penghasilan karena sudah ada sistem yang menjalankannya.
Salah satu jaringan pernah bertanya,”Loh pak, network marketing khan bisnis kuadran kanan, pastinya jika kita ikut sudah pasti pasif income dong? Jelas disebutkan di buku cashflow quadran-nya Robert Kiyosaki?
Betul, tetapi jangan dilihat sepotong-sepotong. Yuk, kita kupas satu persatu.
Konglomerasi, jelas perusahaan bersistem. Mengapa? Karena jika salah satu bagian tidak berfungsi perusahaan tidak mungkin jalan. Pernahkah Anda lihat perusahaan besar tidak berjalan sistem pemasarannya? Atau tidak ada sistem keuangannya? Atau tidak ada sistem pengawasannya? Jika sebagian tidak berfungsi jelas perusahaan itu akan gulung tikar seketika.
Waralaba, jelas perusahaan bersistem. Mengapa? Begitu anda tandatangan kontrak, seketika Anda membayar sistem yang Anda beli. Sistemnya sudah ada, tinggal dipakai saja. Jika Anda ngotot merubah bagian dari sistem artinya melanggar kontrak. Detik itu juga perusahaan waralaba Anda ditutup karena tidak mematuhi sistem. Anda bayangkan, jika Anda pemilik KFC lalu punya ide supaya KFC lebih bisa diterima masyarakat lebih baik pakai bumbu pecel. Lalu Anda singkirkan semua saus di gerai KFC dan menggantinya dengan bumbu pecel. Saat itu juga laporan sampai Jakarta dan Anda dilarang menjalankan usaha KFC lagi.
Network Marketing, pernahkah Anda menemui orang bergabung tapi tidak ngapa-ngapain? Apakah keanggotaannya diputuskan? Pernahkah Anda menemui orang bergabung dan menjadi konsumen saja? Apakah perusahaan memutuskan kontrak mereka? Pernahkan Anda menemui distributor yang mensponsori 3 bulan sekali atau bahkan setahun sekali? Apakah mereka bisa dimejahijaukan? Pernahkah Anda menemui distributor bertahun-tahun tanpa pernah ikut pertemuan tetapi tetap menjalankannya? Pernahkah Anda menemui distributor yang bekerja seperti penjual obat keliling? Sebetulnya masih banyak pertanyaan yang lain.
Ok kita cukupkan saja. Kesimpulannya apa? Di network marketing, Anda berpotensi menjalankan bisnis kuadran kanan. Yang menentukan Anda kuadran kanan atau tidak itu Anda sendiri. Jika Anda patuh dan mengikuti petunjuk sistem artinya Anda kuadran kanan. Jika Anda menggantinya seperti mengganti saus dengan bumbu pecel tadi, Anda memang tidak di PHK, tetapi Anda memilih sendiri nasib dan masa depan Anda. Tindakan Anda jelas memilih untuk tidak passive income sekalipun pikiran Anda menginginkannya. Lupakan passive income..!!
Lalu harus bagaimana? Perusahaan hanya menyediakan produk dan marketing plan. Sementara kita semua di network marketing tidak ada yang pernah sekolah kejuruan atau kuliah network marketing. Sudah pasti kita tidak mengetahui mana jalan yang tepat dan mana jalan yang menyesatkan. Untuk mengetahui bagaimana menjalankan bisnis dengan benar sesuai prinsip kuadran kanan, kita harus belajar, dan sekolah bisnis di network marketing disebut support system.
Bagaimana kalau kita tidak mengikuti sekolahnya? Pertanyaan itu bisa dibalik ke Anda. Seandainya ada orang yang Anda tahu tidak pernah sekolah perawat atau kedokteran lalu menawarkan kepada Anda saat sakit,”Pak mari saya suntik”, sambil membawa suntikan siap menusuk pantat Anda. Bagaimana respon Anda? Anda pasti lari terbirit-birit. Tidak pernah belajar nyuntik kok mau menyuntik, jelas gak bener. Kalau Anda tidak pernah sekolah di support system, lalu melakukan presentasi dan folow up, apa yang terjadi? Sama, orang juga lari terbirit-birit.
Para mahasiswa kedokteran mengapa mau bertahan kuliah 5 tahun dengan pelajaran yang tersulit sekalipun. Karena yakin kalau lulus pasti jadi dokter. Dan meskipun mereka belum lulus, mereka berani mengajak adik, sahabat, tetangga untuk jadi dokter. Mengapa? Karena ada sekolahnya. Mereka tinggal bilang,”Yuk sekolah di kedokteran sama saya, nanti jadi dokter”, PD abis.
Mengapa distributor banyak yang mundur? Karena sebagian besar mereka tidak pernah mengikuti sekolah di support system. Karena tidak sekolah jelas tidak yakin untuk lulus apalagi diwisuda di panggung internasional. Kalau mereka mengajak prospek untuk sukses jelas prospek tidak akan percaya.
Pertama, yang mengajak tidak sukses. Bagaimana mau mengikuti jejak orang sukses.
Kedua, karena tidak mengikuti support system mereka juga tidak bisa menunjukkan kepada prospek bahwa ada sebuah lembaga yang akan membimbing untuk sukses. Beda dengan leader yang on system. Kalau mereka ditanya,”Kamu belum sukses, ngapain ngajak saya sukses”, leader bisa jawab,”Saya memang belum sukses, tapi saya belajar di sekolah yang mengajarkan, membimbing dan melahirkan banyak orang sukses”. Sama seperti mahasiswa kedokteran, belum lulus jadi dokter sudah berani mengajak orang lain untuk menjadi dokter.
Jadi peta menuju sukses dibisnis ini tinggal mengikuti petunjuk dan rambu-rambu yang sudah disediakan oleh support system. Sudah terbukti yang sungguh-sungguh mengikuti kurikulum support system bisa sukses meraih passive income, dan reward,reward yang disediakan.

Di tahun 2009 ini Tianshi sudah membelanjakan keuntungan 2% dari profit internasionalnya sebanyak 800 unit luxury car Mercedez benz C Class untuk dibagikan ke seluruh dunia.
Apakah anda bisa meraihnya tahun depan atau beberapa tahun kedepan? Memang kesuksesan bukan diukur dari sebuah mobil, tetapi kesuksesan adalah dimana anda bisa hidup seperti apa yang anda impikan.

Segera miliki buku dan kaset yang akan mengajari Anda membangun sistem dan dapatkan pelajarannya. Yakinlah Anda pasti menjadi pembangun sistem yang benar. Hari ini Anda membangun sistem, esok sistem yang menggerakkan bisnis Anda.


Network Marketing Sulit Dijalankan. Benarkah?

Network Marketing Sulit Dijalankan. Benarkah? Sudah berapa sering Anda mendengar orang mengatakan bahwa bisnis network-marketing sulit dijalankan. Jika saat ini Anda sendiri sedang mengembangkan bisnis network-marketing, saya yakin pernyataan di atas sudah biasa Anda dengar prospek-prospek Anda. Jika Anda belum menjalankan bisnis network-marketing Anda sendiri, kemungkinan besar Anda juga pernah menggunakan alasan di atas untuk menghindar dari teman-teman yang mengajak bergabung. Tapi, benarkah bisnis network-marketing benar-benar sulit dijalankan???


Saya sendiri pernah berpikir bahwa menjalankan bisnis network-marketing itu sulit. sehingga saya pernah beranggapan bahwa tanpa perlu repot-repot menjalankan bisnis network-marketing.


Setelah mempertimbangkan beberapa alternatif, akhirnya saya memutuskan untuk mulai menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing saya sendiri.
Keputusan saya untuk menjalankan bisnis network-marketing didasarkan atas beberapa pertimbangan. Sebagai orang yang pernah mengatakan bahwa “network-marketing sulit dijalankan,” saya mencoba membandingkan tingkat kesulitan bisnis network-marketing dengan beberapa alternatif lain.


Network-marketing sulit dijalankan.


Benarkah??? Dibandingkan dengan apa???
Bagaimana rasanya harus meninggalkan bayi Anda yang baru lahir dua bulan yang lalu dengan baby-sitter di rumah karena Anda dan suami/istri Anda terpaksa harus bekerja hanya untuk membayar tagihan bulanan? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya mengetahui bahwa Anda telah menikahi orang yang paling Anda cintai dan pernah Anda janjikan hal-hal yang serba indah tetapi sampai sekarang belum dapat Anda penuhi? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya jika Anda dan pasangan Anda menyadari bahwa Anda tidak akan mampu membeli rumah idaman Anda karena tidak mungkin membayar cicilan bulanan? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya terpaksa menyelesaikan pekerjaan kantor pada hari Minggu sore dan terpaksa mengingkari janji untuk membawa anak Anda pergi berenang? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya untuk tiap hari berangkat kerja dengan mobil butut berumur lima belas tahun dan selalu harus dibawa ke bengkel setiap dua minggu sekali, tetapi Anda tidak sanggup untuk membeli mobil baru? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya jika setiap kali membeli baju, Anda terpaksa membeli yang paling murah dan bukan membeli baju yang terlihat paling bagus untuk Anda? Sulitkah itu???
Bagaimana rasanya setiap kali berbelanja dengan keluarga Anda harus memikirkan, “Jika kita beli yang ini, maka kita tidak akan sanggup membeli yang itu.”? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya mengetahui bahwa Anda telah bekerja keras selama 30 tahun untuk suatu hari harus pensiun dengan sepertiga pendapatan Anda sekarang? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya jika suatu hari anak Anda yang telah dewasa pindah ke kota lain dan Anda tidak sanggup mengunjunginya karena harga tiket pesawat terbang terlalu mahal? Sulitkah itu???


Bagaimana rasanya melihat anak Anda tanpa disadari telah tumbuh remaja dan dewasa padahal sewaktu mereka kecil Anda sangat sedikit meluangkan waktu untuk mereka? Sulitkah itu???


Tahukah Anda hal yang paling sulit?


Hal yang paling sulit itu bukanlah menjalankan bisnis network-marketing.
Hal yang paling sulit adalah suatu hari Anda menyadari telah terlalu banyak membuang-buang waktu yang berharga, dan waktu yang telah Anda sia-siakan tersebut telah hilang untuk selama-lamanya.
Detik demi detik, menit demi menit, hari demi hari, tahun demi tahun hilang tak berbekas. Waktu yang hilang tak berbekas ini seharusnya dapat Anda gunakan sedikit-demi-sedikit untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis network-marketing Anda secara konsisten dan perlahan-lahan.
Manusia sering punya kebiasaan buruk untuk mencari-cari alasan untuk tidak mengerjakan hal-hal yang seharusnya dikerjakan.


Seringkali kita mengizinkan orang lain yang tidak berhak dan tidak berkepentingan untuk mengatur hidup kita dan keluarga kita, masa depan kita dan masa depan kita.
Apakah network-marketing benar-benar sulit dijalankan???
Apakah sulit untuk menunjukkan kepada teman-teman produk bermutu tinggi???
Apakah sulit untuk mempelajari sistim bisnis network-marketing sehingga bisa menyampaikannya kepada orang lain???
Apakah sulit untuk meluangkan satu jam sehari untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis network marketing Anda???
Apakah sulit untuk tidak menonton TV/sinetron selama satu jam sehari dan mempergunakan waktu tersebut untuk mengembangkan bisnis network-marketing Anda???
Apakah sulit untuk mengerti bahwa dengan menjalankan bisnis network-marketing secara konsisten dan perlahan-lahan selama beberapa tahun Anda akan dapat mencapai kebebasan finansial???
Sanggupkah Anda bekerja keras mengembangkan bisnis network-marketing Anda selama tiga tahun ke depan supaya keluarga Anda dapat membeli rumah idaman???
Sanggupkah Anda bekerja keras mengembangkan bisnis network-marketing Anda selama tiga tahun supaya anak Anda dapat sekolah di perguruan tinggi yang bermutu tinggi dan bukan yang uang kuliah-nya murah???
Sanggupkah Anda bekerja keras mengembangkan bisnis network-marketing Anda selama tiga tahun supaya taraf hidup keluarga dapat Anda tentukan sendiri dan bukan ditentukan oleh orang-orang yang tidak berhak?
Segeralah sadari bahwa Anda mempunyai kekuatan yang luar biasa dengan bisnis network-marketing.


Network-marketing benar-benar mempunyai kekuatan untuk merubah hidup Anda.
Tapi, semua potensi-potensi yang ditawarkan oleh network-marketing tergantung kepada Anda sendiri untuk merealisasikannya.
Setelah mempelajari perbandingan-perbandingan di atas, apakah Anda masih merasa bahwa network-marketing sulit dijalankan???

Network Marketing : Investasi Yang Dibutuhkan Setiap Keluarga

Network Marketing: Investasi Yang Dibutuhkan Setiap Keluarga, Untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup, seseorang sering melakukan investasi. Jika kita berbicara mengenai investasi, biasanya kita berbicara mengenai investasi berupa deposito, saham, obligasi, asuransi dan reksadana. Investasi-investasi yang baru saja disebutkan di atas biasanya memerlukan modal awal yang relatif cukup besar. Walaupun demikian, ada investasi yang tidak dijual oleh institusi keuangan, tidak memerlukan modal besar namum dapat memberikan hasil yang berlipat-lipat ganda. Investasi apakah itu???

Jika Anda menginginkan masa pensiun yang nyaman, atau bahkan ingin pensiun muda supaya dapat menikmati hidup secara nyaman sebelum mencapai usia senja, maka investasi yang akan saya paparkan ini wajib Anda pertimbangkan secara serius.

Jika Anda ingin supaya anak-anak Anda dapat mengecap pendidikan yang tinggi, ataupun Anda ingin supaya dapat meluangkan lebih banyak waktu sehingga dapat melihat dan mendidik anak-anak Anda sendiri sewaktu mereka tumbuh menjadi besar, maka Anda wajib mempertimbangkan investasi ini.

Investasi yang saya maksud adalah investasi dalam sebuah bisnis network marketing yang dapat Anda jalankan di waktu luang Anda tanpa harus mengorbankan gaji dari kantor Anda. Anda bahkan dapat melakukan bisnis ini dari rumah di waktu senggang Anda.


Memiliki dan menjalankan bisnis network marketing dapat diibaratkan seperti memiliki bisnis waralaba pribadi (personal franchise). Sebagai seorang distributor bisnis network marketing, Anda memiliki hak untuk menjual serangkaian produk langsung kepada konsumen. Akan tetapi, bisnis network marketing jauh lebih baik dari bisnis waralaba karena Anda juga dapat mengajak teman Anda untuk bergabung dan menjalankan waralaba pribadi mereka sendiri. Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang hingga organisasi waralaba pribadi Anda berkembang hingga masing-masing menjadi mandiri dan sukses.

Dengan mengembangkan organisasi bisnis network marketing dan waralaba pribadi, Anda secara perlahan-lahan menciptakan Passive income, sejenis income yang akan Anda peroleh secara terus-menerus walaupun Anda memutuskan untuk berhenti menjalankan bisnis Anda.


Passive income tidak boleh dianggap remeh. Semakin besar organisasi network marketing Anda, maka semakin besar pula passive income yang akan Anda peroleh. Karena tidak ada batasan untuk Anda mengembangkan organisasi bisnis network marketing Anda, maka tidak ada juga batasan terhadap passive income yang bisa Anda peroleh (unlimited income).

Sejak tahun 1978, setiap 1 dari 5 orang milioner baru di Amerika Serikat menjadi milioner karena bisnis network marketing yang mereka jalankan.

Dapatkah Anda melihat potensi yang ditawarkan oleh bisnis network marketing ini? Menurut saya, hampir semua orang membutuhkan bisnis ini. Sebagian besar orang yang saya kenal akan sangat tertolong oleh income tambahan di luar gaji dari pekerjaan kantor.


Tahukah Anda bahwa taraf hidup sebagian besar orang akan akan merosot secara drastis, bahkan mungkin terpaksa menjual mobil dan rumah jika harus hidup selama 6 bulan tanpa pekerjaan???


Setiap keluarga memerlukan investasi di bisnis network marketing ini. Akan tetapi, masih banyak sekali orang yang tidak mengindahkan potensi yang ditawarkan oleh bisnis network marketing ini.
Mengapa???


Mungkin banyak orang yang tidak yakin bahwa bisnis network marketing benar-benar dapat memberikan hasil yang diharapkan.


Mungkin juga banyak orang yang tidak bersedia meluangkan sebagian kecil dari waktu mereka untuk mengembangkan bisnis network marketing mereka sendiri.
Atau, mungkin mereka merasa bahwa bisnis network marketing adalah bisnis yang melawan hukum.


Kenyataan sebenarnya adalah :
1. Telah banyak sekali orang-orang yang sukses dan mencapai kebebasan finansial melalui bisnis network marketing. (Baca saja artikel-artikel di koran ataupun majalah bisnis).


2. Untuk mensukseskan bisnis network marketing, Anda hanya perlu meluangkan sebagian kecil dari waktu Anda. Kunci sukses bisnis network marketing adalah meluangkan waktu untuk belajar memberdayakan diri secara konsisten dan bermutu.


3. Bisnis network marketing telah memperoleh pengakuan internasional, bahkan beberapa perusahaan network marketing telah berhasil mencatatkan saham (go public) di New York Stock Exchange dan juga bursa-bursa saham lainnya.


Jika Anda masih belum memutuskan untuk berkecimpung di dalam bisnis network marketing, saya menganjurkan supaya Anda mulai mempelajari potensi yang ditawarkan oleh bisnis ini. Mulailah menggunakan beberapa produk yang dijual melalui jalur distribusi network marketing. Berkomunikasilah dengan orang-orang yang telah sukses menjalankan bisnis network marketing (jangan bertanya pada orang dengan mentalitas “Ingin Cepat Kaya” yang berharap muluk-muluk dari network marketing tetapi gagal dan kemudian menjelek-jelekkan industri yang terhormat ini).


Jika Anda melakukan hal-hal tersebut di atas, saya yakin Anda akan menyadari bahwa bisnis network marketing adalah solusi yang paling masuk akal untuk mencapai kebebasan finansial yang Anda idam-idamkan.

Bisnis Network Marketing Membangun Aset


Bisnis Network Marketing Membangun Aset, Jika Anda menjalankan bisnis network marketing, maka Anda dapat di-ibaratkan seperti seorang konglomerat properti yang mempunyai banyak asset-asset properti berupa gedung dan perkantoran bertingkat. Bagaimana mungkin???
Bisnis network marketing adalah sebuah bisnis jangka panjang yang akan memberikan hasil berupa residual income secara terus-menerus walaupun usaha awal untuk memperoleh income tersebut telah selesai dilakukan pada waktu yang lampau.
Seorang network marketer perlu menginvestasikan modal, meluangkan waktu untuk membangun organisai network-marketing secara perlahan-lahan, satu distributor demi satu distributor. Pada saat organisasinya telah berkembang, sukses dan produktif, residual income akan diperoleh secara terus menerus walaupun ia memutuskan untuk tidak lagi aktif menjalankan bisnis network marketingnya.
Seorang konglomerat properti juga membutuhkan waktu yang lama untuk merencanakan proyek properti, membangun pondasi, menyelesaikan konstruksi setingkat demi setingkat hingga akhirnya selesai membangun gedung bertingkat yang menghasilkan uang sewa secara terus-menerus di kemudian hari.
Jika Anda baru saja memulai bisnis network marketing Anda, kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan orang yang mentertawai, menganggap remeh atau bahkan mencemooh usaha Anda dalam mengembangkan bisnis network marketing Anda.
Pada saat Anda berada dalam posisi sulit tersebut, Anda dapat memberikan jawaban sebagai berikut :
“Teman, mari saya ceritakan proyek apa yang sedang saya kerjakan. Saat ini, saya sedang menjalankan proyek jangka panjang untuk mencapai kebebasan finansial (financial freedom). Proyek yang saya kerjakan sekarang kurang lebih mirip sebuah proyek properti. Bisa diibaratkan saya sedang membangun apartemen 50 kamar untuk dikontrakkan kepada orang lain.”
“Anda sendiri tahu bahwa perlu waktu untuk membangun apartemen 50 kamar bukan?? Nanti kalau sudah selesai dibangun, saya akan menikmati income dari hasil mengontrakkan 50 apartemen tersebut kepada orang lain.”
“Saat ini, saya sedang dalam proses konstruksi gedung apartemen-nya. Wajar saja kalau sewaktu saya membangun gedung tersebut, saya perlu melakukan investasi. Dan tentu saja selama periode konstruksi gedung apartemen tersebut, saya masih belum akan menikmati uang sewanya, bukan??”
Berhentilah berbicara sejenak. Lawan bicara Anda pasti sadar bahwa tidak mungkin memperoleh uang sewa apabila gedung apartemen 50 kamar tersebut belum selesai dibangun.
Kemudian lanjutkan pembicaraan Anda :
“Begitulah keadaannya. Saat ini saya sedang berada dalam tahap membangun. Nanti kalau sudah selesai, akan saya kabarkan dan bersama-sama akan kita lihat hasilnya.”
“Bagaimana dengan Anda?? Apakah Anda melakukan proyek jangka panjang untuk masa depan Anda??”
Cukup demikian tanggapan Anda. Tergantung kepada lawan bicara Anda untuk memahami dan mempelajari bisnis network marketing yang sedang Anda jalankan.
Anda memang benar-benar menjalankan proyek jangka panjang, sama seperti halnya seorang konglomerat properti.

Apakah seorang konglomerat properti merasa malu jika gedung bertingkat yang dibangunnya sedang dalam tahap perencanaan dan konstruksi??? Tentu saja tidak!!!

Oleh karena itu, Anda juga tidak perlu merasa malu mengakui keterlibatan Anda di bisnis network marketing.
Berapa banyak income yang Anda harapkan dari bisnis network marketing Anda?? Semuanya terserah Anda.
Yang perlu Anda ingat adalah, Anda sedang membangun asset yang akan menghasilkan income di kemudian hari. Mungkin perlu waktu beberapa tahun untuk dapat menikmati hasil dari investasi Anda. Konglemerat properti juga membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat menikmati income dari menyewakan gedung bertingkat yang dia bangun.

Jadi, berapa banyak income yang Anda harapkan dari bisnis network marketing Anda???